{"id":1293,"date":"2026-02-05T09:00:40","date_gmt":"2026-02-05T02:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/?p=1293"},"modified":"2026-02-05T14:44:29","modified_gmt":"2026-02-05T07:44:29","slug":"apa-itu-ekosistem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem","title":{"rendered":"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png\" alt=\"ekosistem\" width=\"820\" height=\"410\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu mungkin sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ekosistem? Yuk, kita belajar tentang ekosistem melalui artikel ini!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu melihat hutan yang dipenuhi pepohonan besar, burung yang berkicau, dan hewan-hewan lain yang hidup disana? Atau sawah yang ditanami padi, irigasi air mengalir, dan ada burung atau serangga yang mencari makan di sawah? Kedua tempat tersebut dengan makhluk hidup dan lingkungan fisik di dalamnya adalah contoh dari ekosistem. Apa yang dimaksud dengan ekosistem? Yuk, kita bahas secara lengkap pengertian, jenis-fungsi, dan contohnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Itu Ekosistem?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ekosistem adalah sebuah sistem yang mana makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme hidup bersama dengan lingkungan sekitar mereka seperti tanah, cahaya, air, dan udara.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Dalam ekosistem, semua komponen saling berhubungan dan bekerja sama untuk menciptakan keseimbangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian ekosistem juga didefinisikan oleh beberapa ahli, antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. A.G Tansley<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem adalah satuan ekologi yang terdiri dari struktur dan fungsi, dimana struktur berkaitan dengan keanekaragaman spesies.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Woodbury\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Woodbury, ekosistem adalah tatanan kesatuan yang kompleks di suatu wilayah, yang meliputi habitat, tumbuhan, dan binatang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Resosudarmo<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, menurut Resosoedarmo, ekosistem adalah satuan fungsional dasar dalam ekologi yang meliputi organisme dan komponen abiotik yang saling memengaruhi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa <\/span><strong>ekosistem adalah sistem yang terdiri dari makhluk hidup dan lingkungan tak hidup yang saling berinteraksi dan menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rantai-makanan\">Mengenal Rantai Makanan dan Contohnya dalam Ekosistem<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah ciri-ciri ekosistem yang perlu kamu ketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Memiliki Keanekaragaman Hayati<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ciri ekosistem adalah memiliki banyak jenis makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Keanekaragaman ini penting karena setiap makhluk hidup memiliki peran yang berbeda untuk menjaga keseimbangan alam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Ada Interaksi Antar Organisme<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah ekosistem, terdapat berbagai interaksi antar organisme seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Simbiosis<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, hubungan antara dua organisme. Bisa bersifat mutualisme, komensalisme, atau parasitisme.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kompetisi<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> persaingan antara dua spesies.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Predasi<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">interaksi antara pemangsa dan mangsa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Rantai makanan<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> proses perpindahan energi antar organisme melalui proses makan dan dimakan yang terjadi secara linier atau searah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Jaring-jaring makanan<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> gabungan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Piramida ekologi<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> susunan kepadatan populasi, berat kering, atau kemampuan menyimpan energi secara berurutan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Peran<b> Lingkungan Fisik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan fisik seperti tanah, air, udara, dan sinar matahari sangat berpengaruh terhadap kehidupan dalam ekosistem. Misalnya, tumbuhan memerlukan tanah subur, cukup air, dan sinar matahari untuk tumbuh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Siklus Materi dan Energi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ekosistem, materi (seperti air dan nutrisi) dan energi (seperti sinar matahari) terus berputar. Misalnya, tumbuhan menyerap energi matahari untuk tumbuh, energi tersebut pindah ke hewan herbivora yang memakannya. Setelah hewan mati, tubuhnya akan diurai oleh mikroorganisme dan menjadi nutrisi bagi tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/ciri-ciri-makhluk-hidup\">Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Pengertian dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem terbagi menjadi dua jenis, yaitu ekosistem alami dan buatan. Yuk simak penjelasan lengkapnya!\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Ekosistem Alami<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami,<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">tanpa campur tangan manusia. <\/span><strong>Ada dua ekosistem alami, yaitu ekosistem air (akuatik) dan ekosistem darat (terrestrial).<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Di ekosistem ini, semua makhluk hidup dan lingkungan fisik berinteraksi sesuai hukum alam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/46e5cdef-548e-49ed-8184-da725d888bc2.png\" alt=\"ekosistem laut\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh ekosistem alami, ekosistem laut. (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti ekosistem laut yang memiliki berbagai jenis makhluk hidup seperti ikan, terumbu karang, dan plankton.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Ekosistem Buatan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti namanya, <\/span><strong>ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan atau dimodifikasi oleh manusia untuk tujuan tertentu.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Dalam ekosistem ini, manusia mengatur dan mengelola sumber daya alam sesuai kebutuhan mereka.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/90136919-4cde-4c86-9e00-30b96fc4736d.png\" alt=\"sawah adalah ekosistem buatan\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh ekosistem buatan, sawah. (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah ekosistem sawah, manusia mengubah tanah menjadi lahan pertanian untuk ditanami padi. Di sawah, ada interaksi antara tanaman padi, air, tanah, ikan, dan burung yang mencari makan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Fungsi Ekosistem?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan siklus kehidupan. Berikut beberapa fungsi ekosistem:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga keseimbangan alam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat terjadinya siklus kehidupan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung proses fisika, kimia, dan biologi di alam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melindungi keanekaragaman alam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat makhluk hidup berinteraksi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat berkumpulnya makhluk hidup.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai habitat makhluk hidup.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyediakan sumber daya alam seperti air bersih, udara, tanah subur, dan bahan pangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Komponen Ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja komponen penyusun ekosistem? Ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Lebih lengkapnya, simak penjelasan ini yuk!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Komponen Biotik (Makhluk Hidup)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Komponen biotik adalah semua makhluk hidup yang ada di dalam ekosistem.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Komponen ini dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Produsen:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> tumbuhan atau tanaman yang menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Mereka juga bisa menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup lain. Contohnya: pohon, alga, dan rumput.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Konsumen:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">makhluk hidup yang memakan makhluk hidup lainnya untuk mendapat energi. Konsumen terbagi menjadi tiga yaitu herbivora, <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/hewan-karnivora\">karnivora<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dan omnivora.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya: kambing, kelinci, harimau, dan manusia.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pengurai (dekomposer):<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah organisme pengurai sisa-sisa makhluk hidup yang mati seperti daun kering atau tubuh hewan, menjadi bahan yang bisa digunakan kembali oleh tanaman. Contohnya: bakteri, jamur, dan cacing.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Komponen Abiotik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Komponen abiotik adalah elemen tidak hidup yang mendukung kehidupan makhluk hidup dalam ekosistem.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Komponen ini memengaruhi makhluk hidup tumbuh dan bertahan hidup. Contoh komponen abiotik antara lain air, udara, suhu, cahaya matahari, dan tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/hewan-omnivora\">Contoh Hewan Omnivora serta Pengertian dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ekosistem terbagi menjadi ekosistem alami dan buatan. Simak contoh-contohnya berikut ini agar semakin paham perbedaan keduanya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh\u00a0 Ekosistem Alami<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem alami terbagi menjadi ekosistem air dan darat. Berikut contohnya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem laut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem danau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem sungai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem pantai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem muara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem terumbu karang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem sabana<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem taiga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem hutan gugur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem gurun\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Ekosistem Buatan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang dibuat oleh manusia, berikut\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">contohnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem sawah\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem bendungan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem perkebunan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem pemukiman desa atau kota<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem hutan tanaman produksi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai ekosistem mulai dari pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, hingga contohnya. Dengan memahami ekosistem, kita dapat menghargai dan menjaga ekosistem yang ada agar keseimbangan alam dan siklus kehidupan makhluk hidup tetap terjaga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kamu yang suka belajar biologi, kamu bisa belajar bersama <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\">Alta Global School by Ruangguru<\/a><\/strong>! <b><\/b>Alta Global School menyediakan sistem\u00a0<em>blended learning<\/em>, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari\u00a0<em>preschool<\/em>\u00a0sampai\u00a0<em>high school<\/em><em>,<\/em>\u00a0dengan\u00a0<em>Champions Curriculum<\/em>\u00a0yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional. Yuk, daftar sekarang juga!<\/p>\n<p><strong>Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/250607704125450\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8f335b78-3dbf-4413-9ebf-faccfe12d155.png\" alt=\"free trial\" width=\"1024\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2023. Arti Ekosistem, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Jenisnya [daring]. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/pengertian-dan-istilah\/arti-ekosistem-ciri-ciri-fungsi-dan-jenisnya-21cCFIoFOn4\/full\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia.com. Ekosistem: Pengertian, Komponen, dan Macam [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/ekosistem\/#KOMPONEN_BIOTIK<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eirin, Grace. 2024. Apa Fungsi Ekosistem Bagi Makhluk Hidup? [daring]. Tautan: https:\/\/bobo.grid.id\/read\/084119217\/apa-fungsi-ekosistem-bagi-makhluk-hidup-materi-ipa-kelas-4-sd?page=all<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses 13 Januari 2025).<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber gambar:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><b><i>Gambar ekosistem laut: <\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.freepik.com\/free-ai-image\/colorful-fish-swimming-underwater_65362463.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=3&amp;uuid=8c36ad4f-3b5d-41d0-a49e-99fc53adaa25<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><b><i>Gambar ekosistem sawah: <\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/rice-plantations-field_17293311.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=6&amp;uuid=90dcbcd5-49df-4d0c-868f-44ac683b24cb<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu mungkin sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ekosistem? Yuk, kita belajar tentang ekosistem melalui artikel ini! \u2014 Pernahkah kamu melihat hutan yang dipenuhi pepohonan besar, burung yang berkicau, dan hewan-hewan lain yang hidup disana? Atau sawah yang ditanami padi, irigasi air mengalir, dan ada burung atau serangga yang mencari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":43,"featured_media":1293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1770712073:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Kamu mungkin sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu sebenarnya? Yuk, kita belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png"],"_linker_next_update":["1769394110"],"_wp_old_date":["2025-02-11"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["ekosistem"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya."],"_yoast_wpseo_linkdex":["53"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"]},"categories":[1],"tags":[4],"class_list":["post-1293","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-edukasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-05T02:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-05T07:44:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem\",\"name\":\"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png\",\"datePublished\":\"2026-02-05T02:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-05T07:44:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\"},\"description\":\"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh","description":"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh","og_description":"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2026-02-05T02:00:40+00:00","article_modified_time":"2026-02-05T07:44:29+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem","name":"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png","datePublished":"2026-02-05T02:00:40+00:00","dateModified":"2026-02-05T07:44:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac"},"description":"Kamu sering mendengar kata ekosistem di sekolah saat belajar IPA. Apa itu ? Yuk, belajar mulai dari pengertian, jenis, ciri, dan lainnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5c8252e7-662f-4b00-b38c-178a5d76aba3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-ekosistem#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ekosistem: Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/43"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1293"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1293\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2506,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1293\/revisions\/2506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}