{"id":175,"date":"2026-02-03T09:00:00","date_gmt":"2026-02-03T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=175"},"modified":"2026-02-04T09:55:25","modified_gmt":"2026-02-04T02:55:25","slug":"rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","title":{"rendered":"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><em><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png\" alt=\"cerita dongeng\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng merupakan salah satu wadah terbaik untuk menyampaikan berbagai pesan moral kepada anak. Di Artikel ini Anda akan menemukan informasi tentang rekomendasi dongeng terbaik untuk anak-anak.<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Lalu dongeng juga merupakan cerita yang bersifat turun temurun dari nenek moyang. Ada beberapa jenis dongeng, yakni cerita fabel, cerita legenda, cerita mitos, cerita sage, cerita parabel, dan cerita jenaka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua, seringkali menjadikan dongeng sebagai cerita pengantar tidur untuk anak mereka. Membacakan dongeng dapat membangun kedekatan antara orang tua dan anak. Selain itu, juga dapat meningkatkan kemampuan anak untuk berpikir kritis. Nah, berikut ada rekomendasi dongeng yang dapat Anda ceritakan pada anak-anak. Selain seru, dongeng-dongeng berikut juga memiliki nilai moral <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>1. Kisah Kancil dan Buaya<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng kancil dan buaya adalah salah satu dongeng yang sering diceritakan oleh para orang tua. Dongeng ini mengisahkan tentang seekor kancil yang cerdik. Suatu hari ketika kancil ingin menyebrangi sungai, Ia bertemu dengan sekelompok buaya yang lapar. Kancil pun kemudian berusaha berpikir bagaimana caranya Ia dapat menyeberangi sungai tanpa menjadi santapan buaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, akhirnya kancil mengatakan kepada buaya, bahwa Ia bersedia menjadi santapan para buaya. Namun, kancil ragu, apakah dagingnya akan cukup untuk semua buaya yang ada di sana. Oleh karena itu, kancil meminta semua buaya untuk berbaris, agar Ia bisa menghitung jumlah mereka.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/977cbc5f-f38e-4176-9fab-27cad9655287.jpg\" alt=\"kancil dan buaya\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: Youtube)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para buaya kemudian berbaris rapi mengikuti arahan kancil, hingga akhirnya membentuk formasi yang mirip dengan jembatan. Sambil berhitung, kancil mulai melompati buaya satu persatu dengan cekatan, hingga sampai di pinggir sungai. Sampai di pinggir sungai, kancil langsung mengucapkan terima kasih dan melarikan diri dari para buaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dongeng ini Anda dapat mengajarkan kepada anak-anak bahwa kita harus berusaha mencari akal untuk mengatasi semua masalah yang tengah dihadapi. Selain itu, dongeng ini juga mengajarkan kepada anak bahwa kecerdikan bisa mengalahkan kekuatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>2. Kisah Si Singa dan Si Tikus<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng ini berguna mengajarkan kebaikan kepada anak sejak dini. Diceritakan ada seekor tikus yang menjahili seekor singa, ketika sang singa tengah tidur siang. Hal ini membuat singa marah dan ingin memakan sang tikus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sambil meringis ketakutan, tikus meminta maaf dan memohon untuk dilepaskan. Merasa kasihan, akhirnya singa pun melepaskan tikus dan memaafkan kejahilan sang tikus. Setelah singa melepaskan tikus, tikus pun merasa senang. Ia berterima kasih dan berjanji untuk membalas semua kebaikan singa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, suatu hari tikus mendengarkan suara singa yang mengaung keras. Ternyata singa saat itu terperangkap di sebuah jaring yang sengaja dipasang oleh pemburu. Singa memohon bantuan kepada tikus, dan dengan sigap tikus membantu mengeluarkan singa dari jaring tersebut, dengan cara menggerogoti jaring sampai rusak. Setelah berhasil, keduanya segera kabur dan menyelamatkan diri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dongeng ini, Anda bisa mengajarkan kepada anak bahwa kita harus selalu berbuat baik, dan mengingat semua kebaikan yang telah kita terima.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>3. Kura-Kura dan Kelinci yang Sombong<\/b><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/61d21234-8eb0-411d-9034-a9590ad656b4.jpg\" alt=\"kura-kura dan kelinci\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: Dongenganakdunia.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di suatu hutan, ada seekor kura-kura yang sombong karena merasa dirinya mampu berlari dengan cepat diantara binatang lainnya. Nah, Ia pun menantang semua hewan untuk melakukan lomba lari dengannya. Namun, tidak ada yang mau menerima, kecuali kura-kura, Awalnya kelinci tidak mau berlomba dengan kura-kura karena merasa akan menang telak. Namun, kura-kura tetap mengajaknya untuk berlomba.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya mereka berdua melakukan lomba lari. Kelinci berlari dengan cepat meninggalkan kura-kura. Di tengah perjalanan, kelinci merasa lelah dan beristirahat sejenak sambil menunggu kura-kura. Namun, tanpa disengaja kelinci tertidur pulas. Kura-kura yang tak patah semangat terus berlari dengan sekuat tenaga. Melihat kelinci tertidur pun, Ia segera berlari menuju garis finis. Hingga akhirnya kura-kura memenangkan perlombaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dongeng ini, terdapat pesan moral untuk anak supaya tidak menjadi orang yang sombong dan meremehkan orang lain. Selain itu, dongeng ini juga mengajarkan kepada anak untuk tidak mudah menyerah dan teruslah berusaha menggapai mimpi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>4. Kisah Pengembala Biri-biri<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sebuah desa, ada seorang pemuda yang bekerja sebagai seorang pengembala biri-biri. Suatu hari, karena merasa bosan dengan pekerjaannya yang sama setiap harinya, Ia lalu kepikiran untuk mengerjai orang-orang yang ada di desanya. Sambil berpura-pura panik, Ia berlari menuju desa dan berteriak \u201cada serigala\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warga lalu langsung berlari ke arah padang rumput untuk mengusir serigala tersebut. Akan tetapi di sana ternyata tidak ada serigala. Hanya ada si penggembala yang tertawa senang karena merasa berhasil menipu warga. Penggembala mengulangi keisengan tersebut di lain hari, dan membuat warga sangat marah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, suatu sore, muncullah seekor serigala sungguhan dari dalam hutan. Si penggembala berteriak ketakutan dan meminta bantuan warga. Namun, saat itu tidak ada lagi warga yang percaya. Serigala menyantap kawanan biri-biri dengan sangat leluasa, sedangkan si penggembala hanya bisa bingung tak bisa berbuat apa-apa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng ini dapat mengajarkan kepada anak untuk jangan suka berbohong. Sebab, berbohong merupakan sifat tercela dan membuat orang lain tidak percaya lagi pada kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-kartun-yang-mendidik\">Rekomendasi Film dan Serial Kartun Terbaik untuk Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>5. Malin Kundang si Anak Durhaka<\/b><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/57669312-7ab6-4447-b86b-1520a88c00cf.jpg\" alt=\"malin kundang\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: Popmama.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengisahkan tentang suatu keluarga, yang mempunyai anak laki-laki tampan dan gagah bernama Malin Kundang. Ketika sang anak telah dewasa, Ia memutuskan untuk mencari pekerjaan di luar daerah dan ikut berlayar bersama seorang tetangganya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika berlayar, kapal Malin Kundang hancur oleh ulah perompak. Namun, untungnya Ia terdampar di suatu pantai dan dibantu oleh warga sekitar. Di daerah baru ini, Malin Kundang bekerja keras, hingga akhirnya bisa menjadi seorang pedagang sukses, dan menikahi seorang gadis setempat. Setelah itu, Ia memutuskan untuk berlayar ke kampung halamannya bersama sang istri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sang ibu mengetahui Malin Kundang akan pulang, Ia pun ingin menyambut sang anak dengan berbagai masakan kesukaannya. Namun, sayangnya ketika Malin Kundang bertemu ibunya, Ia berpura-pura tidak mengenali ibunya. Sebab, Ia merasa malu karena pakaian ibunya yang lusuh. Akibat hal itu, sang ibu merasa kecewa dan sedih, ibunya pun mengutuk Malin Kundang menjadi sebuah batu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng ini memberikan pelajaran kepada anak agar patuh dan berbakti kepada orang tua. Sebab, orang tua sudah merawat dan membesarkan anaknya dengan sepenuh hati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>6. Bawang Merah dan Bawang Putih<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alkisah hiduplah sebuah keluarga yang hidup bahagia. Mereka memiliki seorang putri cantik bernama Bawang Putih. Namun pada suatu hari, ibu Bawang Putih jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Setelah kejadian itu, Bawang Putih hidup dengan ayahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah Bawang Putih adalah seorang pedagang yang sering bepergian jauh. Karena tak tega meninggalkan Bawang Putih sendirian di rumah, akhirnya ayah Bawang Putih memutuskan menikah lagi dengan seorang janda. Janda tersebut memiliki satu anak yang diberi nama Bawang Merah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMulai sekarang kau akan memiliki ibu dan kakak tiri untukmu, namanya Bawang Merah,\u201d ucap sang Ayah. Bawang Putih pun bahagia karena memiliki keluarga baru. Ibu tiri dan Bawang Merah bersikap sangat manis padanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun ternyata kebaikan itu hanya sesaat. Mereka bersikap baik pada Bawang Putih hanya ketika ayahnya ada bersamanya. Akan tetapi, ketika ayahnya pergi berdagang, mereka menyuruh Bawang Putih mengerjakan segala pekerjaan rumah seperti seorang pembantu. Kemalangan Bawang Putih belum berhenti sampai disitu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selang beberapa waktu, ayah Bawang Putih juga jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Sang ibu tiri dan Bawang Merah pun bersikap semakin jahat pada Bawang Putih. \u201cSekarang semua pekerjaan rumah kamu kerjakan setiap hari,\u201d kata ibu tirinya setelah sang ayah dimakamkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari ketika sedang mencuci, baju ibu tiri Bawang Putih hanyut. Bawang Putih pun bingung sampai akhirnya bertemu dengan seorang nenek yang mengatakan kalau ia menyimpan baju yang hanyut itu dan akan mengembalikannya dengan satu syarat. Bawang Putih harus membantu mengerjakan pekerjaan rumah. Bawang Putih pun menuruti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai, nenek itu mengembalikan baju ibu tirinya. Nenek itu juga memberinya hadiah. Bawang Putih harus memilih salah satu labu untuk dibawa pulang, ada labu besar dan labu kecil. Bawang Putih memilih yang kecil. Sesampainya di rumah alangkah terkejutnya ia beserta ibu dan saudara tirinya, ternyata labu itu berisi banyak perhiasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keesokan harinya, Bawang Merah melakukan hal yang sama seperti Bawang Putih. Ia pura-pura menghanyutkan pakaiannya. Kemudian, memilih labu yang besar. Ketika dibuka labu itu malah berisi ular.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bawang Merah dan ibunya pun merasa itu adalah bentuk teguran dari Tuhan untuk mereka karena sudah memperlakukan Bawang Putih layaknya seorang pembantu. Mereka menyadari semua kesalahannya selama ini pada Bawang Putih dan meminta maaf.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>7. Rubah dan Gagak<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, di dalam hutan, ada seekor rubah yang melihat seekor gagak sedang terbang dengan sepotong daging di paruhnya. Sang Gagak lantas bertengger di dahan pohon. Rubah yang sejak pagi belum makan, ingin sekali mendapatkan daging tersebut. Ia pun berjalan hingga ke bawah pohon yang dihinggapi Gagak tadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelamat siang, Nyonya Gagak yang cantik,\u201d serunya. \u201cBetapa mempesonanya penampilanmu hari ini. Matamu tampak cerah, paruhmu bersih dan bulumu berkilau.\u201d<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/dd6866f2-dd10-4064-b1bd-c45f9993f5d9.jpg\" alt=\"rubah dan gagak\" width=\"700\" height=\"393\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: tribunjateng.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar pujian itu, Gagak menoleh ke bawah. Senang sekali ia mendapati Rubah sedang mengaguminya di sana. Melihat reaksi Gagak, Rubah melanjutkan rencananya. Ia memuji Gagak lebih jauh lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMelihat penampilanmu yang luar biasa, aku yakin suaramu pasti melebihi suara burung lain di hutan ini. Biarkanlah aku mendengar satu lagu darimu, Nyonya Gagak. Tentu akan terdengar sangat merdu!\u201d ujar Rubah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa tersanjung, Gagak mengangkat kepalanya dan bersiap membuka suara. Ia lupa, ada daging di paruhnya. Potongan daging yang jatuh ke tanah segera diambil oleh rubah, sementara Gagak terus saja bernyanyi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ia selesai bernyanyi dan Rubah sudah jauh pergi, Gagak baru menyadari apa yang telah terjadi. Ia menyesal, sudah lengah hanya karena dipuji.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>8. Lutung Kasarung dan Purbasari<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita lutung kasarung bisa ditemui di daerah Pasundan. Di daerah tersebut, tinggal seorang raja yang sangat bijaksana bernama Prabu Tapa Agung. Raja ini mempunyai dua orang anak yang bernama Purbasari dan Purbararang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di akhir hidup sang ayah, ia berpesan kepada kedua anaknya bahwa ia ingin turun tahta. Ia meminta Purbasari agar menggantikan kedudukannya sebagai seorang pemimpin di kerajaannya. Kakaknya merasa tidak terima mendengar pesan tersebut karena ia merasa lebih pantas menggantikan ayahnya. Purbararang akhirnya ingin mencelakai adiknya dengan menemui seorang nenek sihir.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat dari nenek sihir itu, kulit adiknya kini penuh dengan totol-totol berwarna hitam. Keadaan tersebut ia pakai untuk mengasingkan Purbasari ke dalam hutan. Di sana, Purbasari mempunyai teman, yaitu hewan-hewan, sehingga ia tidak merasa kesepian.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hewan yang menemaninya adalah seekor kera. Kera itu selalu membawakan buah serta bunga untuk menghiburnya. Pada suatu malam, sang kera bersemedi. Kemudian, secara tiba-tiba, muncul air yang membentuk sebuah telaga. Air itu sangat jernih dan wangi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, Purbasari diminta mandi di telaga tersebut oleh sang kera. Tubuhnya seketika berubah menjadi seorang putri yang cantik seperti semula.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada suatu ketika, Purbararang menjenguk Purbasari. Melihat adiknya sudah kembali cantik, membuatnya terkejut. Ia kemudian meminta untuk adu panjang rambut kepada sang adik. Hasilnya, rambut Purbasari ternyata lebih panjang. Purbararang juga meminta Purbasari agar mau adu tampan pasangan dengan tunangannya. Purbasari kala itu menggandeng seekor kera yang sudah menemaninya hidup di hutan selama ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keajaiban terjadi pada kera yang tiba-tiba berubah menjadi seorang laki-laki yang sangat tampan. Bahkan, ia lebih tampan dibandingkan dengan tunangan Purbararang. Hal ini membuat adu tampan tunangan dimenangkan oleh Purbasari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, Purbararang meminta maaf kepada Purbasari dan mengakui kesalahannya. Setelah itu, Purbasari akhirnya menjadi seorang pemimpin kerajaan, warisan dari ayahnya yang bijaksana bersama lutung tersebut. Kakaknya juga sudah dimaafkan oleh Purbasari. Ia tidak berniat untuk memberikan hukuman kepada kakaknya tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, kata balas dendam pada sang kakak tidak terbesit sedikit pun. Purbasari akhirnya sudah hidup dengan bahagia bersama dengan sang kekasih hatinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>9. Batu Menangis<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alkisah, di sebuah desa terpencil hiduplah seorang janda tua dengan seorang putrinya yang cantik jelita bernama Darmi. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang terletak di ujung desa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Darmi memang cantik, parasnya indah menawan. Namun, tingkah lakunya sangatlah tidak cantik dan sifatnya sangatlah tidak menarik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap hari Darmi selalu bersolek di kamarnya. Ia tidak pernah mau membantu ibunya sedikit pun membereskan isi rumah. Kamarnya selalu berantakan. Darmi tidak peduli akan hal itu, ia hanya peduli pada wajahnya yang cantik jelita tiada terkira haruslah selalu tampil sempurna.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibunya Darmi yang sudah tua, setiap hari selalu bekerja keras demi mendapatkan uang. Apapun jenis pekerjaannya, selama itu halal, akan ia kerjakan. Semua itu ia lakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan kebutuhan Darmi, anak semata wayangnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibunya Darmi juga kerap diperlakukan seperti pembantu. Setiap ditanya siapa yang berjalan di belakangmu, ia selalu menjawab bahwa ibunya adalah budaknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar hal itu terus menerus, Ibu Darmi merasa sakit hati hingga berdo\u2019a. Secara perlahan Darmi berubah menjadi batu. Ia terus menangis dan memohon kepada ibunya. Namun, semua sudah terlambat. Kini tubuhnya berubah menjadi batu yang terus mengeluarkan air mata.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>10. Persahabatan Semut dan Merpati<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, seekor merpati melihat ada seekor semut yang terjatuh ke sungai. Semut itu berjuang sangat keras untuk berenang supaya tidak tenggelam. Melihat hal itu, Merpati tak hanya diam saja. Ia segera memetik sehelai daun di atas pohon dan dijatuhkannya ke atas sungai dekat dengan posisi semut yang hampir tenggelam.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5ded7a8b-53f6-4b48-a5f8-75269338b358.jpg\" alt=\"semut dan merpati\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: kompasiana.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSemut, cepat berenang dan naiklah ke atas daun ini!\u201d teriak Merpati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semut lantas berenang menuju daun dan naik di atasnya. Semut akhirnya selamat dan tidak tenggelam di sungai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTerima kasih, Merpati! Kau telah menyelamatkan nyawaku!\u201d ujar Semut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSama-sama, Semut!\u201d ujar Merpati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak saat itu, Semut dan Merpati pun menjadi sahabat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari berikutnya, Semut yang sedang berjalan melihat sahabatnya, Si Merpati, sedang terbang dan hinggap di atas ranting pohon. Tiba-tiba, datang seorang pemburu yang langsung mengarahkan senapannya kepada Merpati. Semut yang ingin menyelamatkan Merpati, langsung menggigit kaki Si Pemburu. Pemburu tersebut kesakitan dan senapannya pun menembak melesat jauh dari Merpati. Merpati yang terkejut langsung terbang dan melihat sahabatnya Semut yang sedang menggigit kaki Pemburu. Merpati pun selamat dari bidikan pemburu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, Merpati berucap, \u201cTerima kasih ya, Semut! Kau telah menyelamatkan nyawaku!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semut pun menjawab, \u201cTerima kasih kembali, Merpati!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>11. Anak Beruang dan Lebah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, seekor beruang tengah menjelajahi hutan untuk mencari buah-buahan. Di tengah pencarian, ia menemukan pohon tumbang di mana terdapat sarang tempat lebah menyimpan madu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beruang itu mulai mengendus-endus dengan hati-hati di sekitar pohon tumbang tersebut untuk mencari tahu apakah lebah-lebah sedang berada dalam sarang tersebut. Tepat pada saat itu, sekumpulan kecil lebah terbang pulang dengan membawa banyak madu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebah-lebah yang pulang tersebut, tahu akan maksud sang Beruang dan mulai terbang mendekati sang Beruang, menyengatnya dengan tajam lalu lari bersembunyi ke dalam lubang batang pohon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seketika Beruang tersebut menjadi sangat marah, loncat ke atas batang yang tumbang tersebut dan dengan cakarnya menghancurkan sarang lebah. Tetapi hal ini malah membuat seluruh kawanan lebah yg berada dalam sarang, keluar dan menyerang sang Beruang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beruang yang malang itu akhirnya lari terbirit-birit dan hanya dapat menyelamatkan dirinya dengan cara menyelam ke dalam air sungai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/jenis-pekerjaan-di-indonesia\">Jenis-Jenis Pekerjaan atau Profesi yang ada di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>12. Timun Mas<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mbok Sirni tinggal sebatang kara. Suaminya sudah lama meninggal dan ia tidak dikarunia seorang anak pun. Kesehariannya, Mbok Sirni bertani sayur-sayuran di sekitar rumah. Kemudian menjualnya ke pasar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap hari Mbok Sirni selalu memohon kepada Tuhan agar dikaruniai seorang anak. Suatu hari, saat sedang berdo\u2019a tiba-tiba datang raksasa bermuka hijau bernama Buto Ijo.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAku bisa memberimu anak, tapi dengan satu syarat. Setelah berusia enam tahun, anak itu harus kamu berikan lagi kepadaku,\u201d kata Buto Ijo.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa pikir panjang, Mbok Sirni pun menyetujuinya. Buto Ijo memberikan bibit timun untuk ditanam. Katanya salah satu dari timun itu nanti ada timun paling besar berwarna emas. Timun itulah yang berisi bayi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/173b37c8-7802-4ea7-b838-b6586d0684d0.jpg\" alt=\"timun mas\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: katadata.co.id)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benar saja, dua minggu setelah bibit timun ditanam, Mbok Sirni menemukan timun yang paling besar diantara timun lainnya dan berwarna emas. Ketika dibelah, berisi bayi perempuan yang kemudian diberi nama Timun Emas oleh Mbok Sirni.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tahun berlalu, Timun Emas dan Mbok Sirni selalu bersama sampai tiba saatnya Buto Ijo datang untuk mengambil Timun Emas. Mbok Sirni sangat menyayangi Timun Emas lalu ia berdo\u2019a agar selalu bersama. Kemudian datanglah seorang petapa yang memberinya bungkusan kecil berisi biji mentimun, jarum, garam, dan terasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Buto Ijo mengejar Timun Emas, satu persatu bungkusan tersebut ditabur hingga menghalangi langkah Buto Ijo. Bungkusan terakhir berisi terasi yang ditabur ke arah Buto Ijo berubah menjadi lumpur panas hingga Buto Ijo meninggal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Timun Emas pun terbebas dari Buto Ijo. Ia kembali ke rumah dan hidup bahagia kembali bersama Mbok Sirni.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>13. Burung Bangau yang Angkuh<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seekor bangau berjalan dengan langkah yang anggun di sepanjang sebuah sungai kecil, matanya menatap air sungai yang jernih, leher dan paruhnya yang panjang siap untuk menangkap mangsa di air sebagai sarapan paginya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu, sungai dipenuhi dengan ikan-ikan yang berenang, tetapi sang Bangau merasa sedikit angkuh di pagi hari itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya tak mau makan ikan-ikan yang kecil,\u201d katanya kepada diri sendiri. \u201cIkan yang kecil tidak pantas dimakan oleh bangau yang anggun seperti saya.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang, seekor ikan yang sedikit lebih besar dari ikan lain, lewat di dekatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTidak,\u201d kata sang Bangau. \u201cSaya tidak akan merepotkan diri saya untuk membuka paruh dan memakan ikan sebesar itu!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat matahari mulai meninggi, ikan-ikan yang berada pada air yang dangkal dekat pinggiran sungai, akhirnya berenang pindah ke tengah sungai yang lebih dalam dan dingin. Sang Bangau yang tidak melihat ikan lagi, terpaksa harus puas dengan memakan siput kecil di pinggiran sungai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>14. Gadis Penjual Korek Api<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gadis kecil ini bernama Meri. Meri sangat sedih ketika neneknya meninggal. Akhirnya, ia hanya hidup dengan ayahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ayah Meri sangat malas tidak mau bekerja, sehingga membuat mereka tidak punya cukup uang untuk membeli bahan makanan. Akhirnya, saat musim dingin tiba Meri keluar rumah dan menjual korek api.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meri tidak pantang menyerah, walaupun kedinginan dan bajunya tidak tebal. Sudah beberapa hari korek apinya belum ada yang terjual. Hari semakin malam dan ia duduk di depan toko sambil menahan dingin dan lapar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, ia menyalakan korek api untuk menghangatkan tangan sampai korek api itu habis dan Meri pingsan karena kedinginan. Esoknya warga menemukan Meri pingsan dan menyesal tidak membeli korek api Meri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>15. Si Kancil Pencuri Mentimun<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari Kancil jalan-jalan ke ladang mentimun milik manusia. Lalu Kancil tergiur untuk mengambil dan memakannya. Lalu ia terus memakan mentimun sampai kenyang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sore harinya, Pak Tani pemilik ladang datang ke ladang dan sangat marah melihat timun-timunnya telah habis dan ladangnya berantakan. Esoknya Kancil datang lagi ke ladang untuk meminta maaf dan berusaha menyentuh kaki Pak Tani.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata yang disentuhnya bukanlah Pak Tani melainkan orang-orangan sawah yang sudah dilumuri oleh getah pohon, sehingga membuat Kancil terperangkap dan tidak bisa berjalan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Pak Tani datang, Pak Tani langsung menangkap Kancil dan membawa Kancil pulang ke rumah dan mengurungnya dengan rasa marah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>16. Anak Kambing dan Serigala<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seekor anak kambing tertinggal dari rombongannya dan bertemu serigala lapar. Serigala berkata, \u201cAku akan memakanmu!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak kambing berpikir cepat dan berkata, \u201cTunggu! Sebelum kau memakanku, biarkan aku menari dan bernyanyi dulu.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serigala setuju, dan anak kambing mulai menari serta bernyanyi dengan suara keras. Suaranya menarik perhatian gembala dan anjing penjaga. Mereka segera datang dan mengusir serigala.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak kambing pun selamat berkat kecerdikannya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>17. Burung Hantu yang Bijak<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sebuah hutan, hiduplah seekor burung hantu tua yang bijaksana. Setiap hari, hewan-hewan datang meminta nasihatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, seekor burung kecil mengadu, \u201cAku sering diejek karena suaraku tidak merdu.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Burung hantu tersenyum, \u201cSetiap makhluk punya keistimewaannya. Burung gereja bisa berkicau merdu, tapi kau bisa terbang cepat. Jangan sedih, gunakan kelebihanmu!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Burung kecil pun menjadi lebih percaya diri dan tak peduli lagi pada ejekan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>18. Bebek Buruk Rupa<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sebuah peternakan, seekor bebek kecil lahir berbeda dari saudara-saudaranya. Ia lebih besar dan berbulu abu-abu, sehingga sering diejek.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa sedih, ia pergi meninggalkan peternakan. Di perjalanan, ia bertemu angsa-angsa yang mirip dengannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melihat bayangan dirinya di air, ia terkejut! Ia bukan bebek jelek, melainkan seekor angsa yang indah!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia pun hidup bahagia bersama kawanan angsa dan tak lagi merasa sedih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>19. Gagak dan Kendi Air<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di musim kemarau, seekor gagak kehausan mencari air. Ia menemukan kendi berisi sedikit air, tetapi paruhnya tak bisa mencapainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia lalu mengambil kerikil dan menjatuhkannya satu per satu ke dalam kendi. Perlahan, air naik hingga ia bisa meminumnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gagak pun belajar bahwa kecerdikan lebih penting daripada mengeluh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>20. Keledai dan Kulit Singa<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seekor keledai menemukan kulit singa yang ditinggalkan pemburu. Ia mengenakannya dan berjalan di hutan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua hewan ketakutan, mengira ia singa sungguhan. Keledai pun senang dan mengaum keras.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, suaranya tetap suara keledai! Hewan-hewan segera tahu bahwa itu hanya keledai yang menyamar. Mereka pun menertawakan dan mengusirnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajaran: Kepalsuan akan terungkap pada akhirnya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>21. Katak dalam Sumur<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seekor katak hidup di sumur kecil dan mengira dunianya hanya sebatas itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, hujan deras membuat air sumur meluap, dan katak terbawa keluar. Ia melihat danau luas, sungai, dan laut!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Katak baru sadar bahwa dunia jauh lebih besar dari yang ia bayangkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>22. Burung Pipit yang Menolong Petani<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat musim dingin tiba, seorang petani menemukan burung pipit kedinginan di salju. Ia membawanya ke rumah, memberi makan, dan merawatnya hingga sehat kembali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat musim semi tiba, burung itu terbang ke hutan. Beberapa minggu kemudian, burung pipit kembali membawa biji-bijian yang tumbuh menjadi tanaman subur di ladang petani.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebaikan yang diberikan pasti akan kembali dengan cara yang tak terduga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>23. Rubah dan Anggur<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seekor rubah lapar melihat anggur menggantung tinggi di pohon. Ia melompat-lompat, tetapi tak berhasil meraihnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mencoba beberapa kali, ia menyerah dan berkata, \u201cAh, pasti anggurnya asam!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia pergi dengan kesal, padahal ia belum mencicipinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajaran: Jangan meremehkan sesuatu hanya karena kita gagal mendapatkannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>24. Kupu-Kupu dan Kepompong<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang anak melihat kepompong yang hampir menetas. Ia ingin membantu dan membuka kepompong itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kupu-kupu keluar, tetapi sayapnya lemah dan tidak bisa terbang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, proses keluar dari kepompong itu penting untuk memperkuat sayapnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang, kesulitan membuat kita lebih kuat!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>25. Harimau dan Bayangan di Air<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang harimau melihat bayangan dirinya di sungai. Karena air beriak, bayangannya terlihat lebih besar dan menakutkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia berpikir ada harimau lain yang lebih kuat darinya dan menjadi takut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saat air menjadi tenang, ia sadar bahwa itu hanyalah bayangannya sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajaran: Ketakutan sering kali hanya ada dalam pikiran kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendukung anak belajar lebih baik sejak dini, orang tua bisa mulai dengan memilih lingkungan belajar yang tepat. Alta Global School adalah sekolah blended learning pertama di Indonesia yang menerima siswa dari jenjang PAUD hingga SMA. Kami percaya setiap anak layak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, kapan pun dan di mana pun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pendekatan belajar yang modern, <\/span><a href=\"https:\/\/web.archive.org\/web\/20251109153024\/https:\/\/www.altaschool.id\/cara-pendaftaran?referralCookiesId=7e290025-b142-4484-9e57-4eff36b9cf7f\"><b>Alta Global School<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah membantu lebih dari ratusan siswa mencapai prestasi gemilang, termasuk 92% diterima di universitas internasional dan 73% meraih beasiswa impian. Yuk, bantu anak wujudkan masa depan terbaiknya bersama Alta Global School!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas. (2020), \u2018 \u2018Dongeng: Pengertian dan Jenisnya\u2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas.com<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 03 April 2020 [daring] Available at: https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/04\/03\/193000469\/dongeng\u2013pengertian-dan-jenisnya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Handayani, D. (2019), \u2018Hari Dongeng Sedunia! Ini 7 Dongeng Terbaik Untuk Anak Umur 1-3 Tahun\u2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Popmama.com, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">20 Maret 2019 [daring] Available at: https:\/\/www.popmama.com\/kid\/1-3-years-old\/donahandayani\/dongeng-terbaik-untuk-anak-umur-1-sampai-3-tahun\/7<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu dan Balita. (2021), \u2018 6 Dongeng Bagus Sebelum Tidur Untuk Anak\u2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">IbudanBalita.com, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">30 Juli 2021 [daring] Available at: https:\/\/www.ibudanbalita.com\/artikel\/6-rekomendasi-dongeng-sebelum-tidur-yang-bagus-untuk-anak<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anisya, N. (2021), \u2018Banyak Pesan Moral, 10 Dongeng Anak Untuk Diceritakan Sebelum Tidur\u2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Popmama.com, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">19 Juli 2021 [daring] Available at: https:\/\/www.popmama.com\/kid\/1-3-years-old\/ninda\/dongeng-anak-terbaik-untuk-diceritakan-sebelum-tidur\/5<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">haibunda.com\/parenting\/20220810162207-61-281291\/20-dongeng-sebelum-tidur-penuh-makna-dan-mendidik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6833441\/15-cerita-dongeng-nusantara-pengantar-tidur-dan-pembentuk-karakter<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sumber Gambar:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng Kancil [daring]. Available at: https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=VK-PcoAmgwY<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng Kura-kura dan Kelinci yang Sombong [daring]. Available at: https:\/\/www.dongenganakdunia.com\/2016\/02\/sang-kura-kura-dan-sang-kelinci-yunani.html<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dongeng Malin Kundang si Anak Durhaka [daring]. Available at: https:\/\/www.popmama.com\/kid\/4-5-years-old\/jemima\/dongeng-anak-malin-kundang-anak-durhaka<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dongeng merupakan salah satu wadah terbaik untuk menyampaikan berbagai pesan moral kepada anak. Di Artikel ini Anda akan menemukan informasi tentang rekomendasi dongeng terbaik untuk anak-anak. \u2014 Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Lalu dongeng juga merupakan cerita yang bersifat turun temurun dari nenek moyang. Ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png"],"_edit_lock":["1770173588:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-10-14","2024-02-15","2025-02-20"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_432e57df21d1b1316fd5b4875ba00b1b":["{{unknown}}"],"_linker_next_update":["1769393936"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["cerita dongeng"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak."],"_yoast_wpseo_linkdex":["77"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["18"]},"categories":[1],"tags":[4],"class_list":["post-175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-edukasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-03T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T02:55:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Habibah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Habibah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"18 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik\",\"name\":\"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png\",\"datePublished\":\"2026-02-03T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T02:55:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd\"},\"description\":\"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd\",\"name\":\"Nurul Habibah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Habibah\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/nurul-habibah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur","description":"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur","og_description":"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2026-02-03T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T02:55:25+00:00","author":"Nurul Habibah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Habibah","Est. reading time":"18 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik","name":"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png","datePublished":"2026-02-03T02:00:00+00:00","dateModified":"2026-02-04T02:55:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd"},"description":"Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, dan biasanya melibatkan unsur serta kejadian luar biasa. Berikut beberapa rekomendasinya untuk anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1874836b-e1bd-4cd6-a793-c626ea740d7a.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rekomendasi-cerita-dongeng-untuk-anak-dijamin-seru-dan-mendidik#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"25 Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd","name":"Nurul Habibah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Habibah"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/nurul-habibah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2503,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175\/revisions\/2503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}