{"id":2801,"date":"2026-07-21T09:00:59","date_gmt":"2026-07-21T02:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?p=2801"},"modified":"2026-07-22T10:47:06","modified_gmt":"2026-07-22T03:47:06","slug":"apa-itu-meteor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor","title":{"rendered":"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png\" alt=\"meteor\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Oktober 2025 lalu, sempat beredar kabar tentang dugaan meteor jatuh di Cirebon. Warga melaporkan melihat cahaya terang yang melintasi langit disertai suara dentuman keras. Menurut BRIN, fenomena tersebut diduga meteor yang meledak di atmosfer <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(airburst)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan meteor? Yuk, simak penjelasannya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Meteor<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas meteor, yuk kenalan dulu dengan meteoroid! <\/span><b>Meteoroid adalah batuan luar angkasa dengan ukuran yang beragam, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">mulai dari butiran debu hingga asteroid kecil. Meteoroid berasal dari pecahan benda langit, seperti tabrakan antar asteroid atau sisa-sisa debu komet.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteoroid bisa jatuh dan masuk ke atmosfer bumi, fenomena inilah yang disebut meteor. Jadi, <\/span><b>meteor adalah meteoroid (batuan luar angkasa) yang memasuki atmosfer dengan kecepatan yang sangat tinggi.\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa meteor yang jatuh ke bumi nampak berpijar? Karena meteor bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, yaitu sekitar 11 km hingga 72 km per detik. Saat bergerak, meteor bergesekan dengan udara di atmosfer. Gesekan ini membuat meteoroid menjadi sangat panas hingga terbakar, sehingga menghasilkan cahaya terang.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/9606999e-91f4-41ab-b9d3-3455c806b324.png\" alt=\"gambar meteor\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar meteor. (Sumber: commons.wikimedia)<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar meteor akan habis terbakar menjadi debu atau gas sebelum sampai di permukaan bumi. Tapi, jika ukuran meteoroidnya cukup besar atau tersusun dari logam yang kuat, meteor bisa bertahan dan mencapai permukaan bumi. <\/span><b>Sisa batuan yang berhasil sampai di permukaan bumi ini disebut dengan meteorit.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteorit sering digunakan oleh para ilmuwan sebagai objek penelitian untuk lebih memahami tentang benda-benda tata surya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rotasi-bumi\"><b>Rotasi Bumi: Pengertian, Durasi, dan Akibat Terjadinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dari Mana Meteor Berasal?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteor berasal dari benda-benda luar angkasa. Sebagian besar meteoroid yang masuk ke bumi berasal dari asteroid yang hancur akibat tabrakan di ruang angkasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut NASA, sekitar 99,8% meteorit yang ditemukan di bumi berasal dari asteroid, sementara sekitar 0,2% lainnya berasal dari Mars atau Bulan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Meteor<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteor adalah meteoroid yang jatuh ke bumi. Saat melintasi langit malam, meteor tampak sebagai cahaya terang yang sering kita sebut bintang jatuh. Berikut ciri-ciri meteor:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlihat sebagai cahaya terang di langit malam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bergerak sangat cepat dan hanya terlihat dalam waktu singkat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlihat seperti garis atau jejak cahaya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul secara tiba-tiba.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar nggak sampai ke permukaan bumi karena habis terbakar di atmosfer.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga:<\/b><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/nama-nama-planet\"><b> Nama &amp; Urutan Planet di Tata Surya beserta Gambarnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bagaimana Terjadi Meteor?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteor adalah fenomena saat batuan dari luar angkasa memasuki atmosfer bumi. Meteoroid dapat masuk ke bumi karena pengaruh gaya gravitasi, terutama saat lintasannya berpotongan dengan orbit bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat memasuki atmosfer, meteoroid mengalami gesekan yang sangat kuat dengan udara. Gesekan ini membuat suhu meteoroid meningkat hingga terbakar dan berpijar. Proses ini menghasilkan cahaya terang yang kita lihat sebagai meteor atau bintang jatuh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Meteor<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan komposisinya, meteorit dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Stony (batuan)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stony merupakan meteorit yang tersusun dari batuan dan memiliki jenis yang beragam, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chondrites<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mengandung butiran kecil yang disebut chondrules.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chondrites karbonan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mengandung chondrules serta mineral yang mudah menguap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Achondrites<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak mengandung chondrules.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Besi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteorit jenis ini tersusun dari campuran logam seperti besi dan nikel. Jenis ini sekitar 4,8% dari total meteorit yang pernah ditemukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Stony dan Besi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis meteorit ini merupakan campuran batuan dan logam. Jenis ini sangat langka, hanya sekitar 1,2% dari total meteorit yang pernah ditemukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Meteor<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa contoh meteorit, yaitu meteor yang berhasil mencapai permukaan Bumi:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meteorit Allende<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, merupakan meteorit batuan jenis kondrit berkarbon yang jatuh di Meksiko pada tahun 1969.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meteorit Murchison<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, terkenal karena mengandung asam amino sebagai bahan dasar kehidupan, yang jatuh di Australia pada tahun 1969.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meteorit Cranbourne<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, salah satu meteorit besi terbesar yang ditemukan di Australia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/rasi-bintang\"><b>Nama Rasi Bintang beserta Pengertian &amp; Manfaatnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Perbedaan Komet dan Meteor<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa perbedaan komet dan meteor:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komet adalah benda langit berupa bola es dan debu yang mengorbit matahari. Sementara meteor adalah fenomena jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komet biasanya berasal dari wilayah yang jatuh di tata surya, seperti Sabuk Kuper. Meteor berasal dari meteoroid, yaitu pecahan asteroid, komet, atau benda langit lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komet dijuluki sebagai bintang berekor karena kebanyakan memiliki ekor cahaya yang panjang. Meteor sering disebut sebagai bintang jatuh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komet hampir nggak pernah memasuki atmosfer bumi. Sebaliknya, meteoroid cukup sering masuk ke atmosfer bumi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komet membutuhkan waktu yang lama untuk mengelilingi matahari. Meteoroid juga mengorbit matahari, tapi lintasan dan periode orbitnya beragam.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai meteor, mulai dari pengertian, ciri-ciri, asal, hingga proses terjadinya dan contohnya. Seru, ya, belajar tentang benda-benda luar angkasa? Di kesempatan berikutnya, kita belajar tentang benda luar angkasa lainnya, yuk!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu mau belajar hal-hal seru dan menarik dengan cara dan pendekatan yang menyenangkan, yuk belajar di <\/span><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\"><b>Alta Global School<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">! Metode pembelajarannya disesuaikan dengan kemampuan anak. Klik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">banner <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berikut untuk informasi selengkapnya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/260962823741461?channel=blog-ags&amp;subchannel1=article&amp;source=ags\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8f335b78-3dbf-4413-9ebf-faccfe12d155.png\" alt=\"free trial\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sumber:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas. 2025. Apa Itu Meteor? [daring]. Tautan: https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2025\/01\/14\/200000669\/apa-itu-meteor<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">NASA. Meteors &amp; Meteoroites Facts [daring]. Tautan: https:\/\/science.nasa.gov\/solar-system\/meteors-meteorites\/facts\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hermanto. 2025. Mengenal Fenomena Meteor: Asal Usul, Proses Terbentuk dan Dampaknya bagi Bumi [daring]. Tautan: https:\/\/jakarta.times.co.id\/news\/berita\/8ZctpuWsb\/Mengenal-Fenomena-Meteor-Asal-Usul-Proses-Terbentuk-dan-Dampaknya-bagi-Bumi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia. Ciri-Ciri Meteor: Pengertian, Jenis, dan Contoh [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/ciri-ciri-meteor\/#Contoh-Contoh_Meteor\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2024. Mengenal Perbedaan Komet dan Meteor [daring]. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/ragam-info\/mengenal-perbedaan-komet-dan-meteor-beserta-pengertiannya-2289XUXAv2t\/4 (Diakses 25 Maret 2026)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><b>Sumber gambar:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar meteor: https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Meteor,_8.5.2016.jpg<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini! \u2014 Pada Oktober 2025 lalu, sempat beredar kabar tentang dugaan meteor jatuh di Cirebon. Warga melaporkan melihat cahaya terang yang melintasi langit disertai suara dentuman keras. Menurut BRIN, fenomena tersebut diduga meteor yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":43,"featured_media":2801,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1784691886:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["meteor"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["51"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["5"],"_wp_old_date":["2026-07-22"]},"categories":[1],"tags":[4],"class_list":["post-2801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-edukasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-21T02:00:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-22T03:47:06+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor\",\"name\":\"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png\",\"datePublished\":\"2026-07-21T02:00:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-22T03:47:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\"},\"description\":\"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh","description":"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh","og_description":"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2026-07-21T02:00:59+00:00","article_modified_time":"2026-07-22T03:47:06+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor","name":"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png","datePublished":"2026-07-21T02:00:59+00:00","dateModified":"2026-07-22T03:47:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac"},"description":"Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f22c1166-ec62-43f8-b616-157232c21995.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/apa-itu-meteor#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/6dcd20383b39caa2c9674d08b39fc6ac","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/43"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2801"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2803,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801\/revisions\/2803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}