{"id":896,"date":"2026-04-22T09:00:31","date_gmt":"2026-04-22T02:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/?p=896"},"modified":"2026-04-23T16:05:36","modified_gmt":"2026-04-23T09:05:36","slug":"mengenal-peta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta","title":{"rendered":"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png\" alt=\"peta\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat dalam peta, lengkap dibahas di sini!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu melihat peta Indonesia di buku Atlas atau di sebuah globe? Atau pernahkah kamu menonton kartun Dora The Explorer saat ia memanggil karakter Peta untuk menunjukkan jalan yang harus dilalui oleh Dora dan Boots?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8bdf2894-9b37-4cac-b5b7-1cfae64bd689.jpg\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Dora, Boots, dan Peta (Sumber: deviantart.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta merupakan alat bantu yang digunakan manusia untuk memahami suatu lokasi di permukaan bumi secara visual. Dengan menggunakan peta, kita bisa menggambarkan keberadaan suatu wilayah, baik wilayah yang lingkupnya kecil, seperti desa dan kota, maupun wilayah yang lingkupnya lebih luas, seperti negara dan benua.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan peta? Yuk, perhatikan penjelasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Peta<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Peta adalah representasi visual dari permukaan bumi yang diproyeksikan pada bidang datar dengan skala tertentu.<\/strong> Penyajiannya dapat bervariasi, dari peta cetak tradisional hingga peta digital interaktif di layar komputer. Kata &#8220;peta&#8221; sendiri berasal dari bahasa Yunani, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">mappa<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang berarti taplak meja atau kain penutup.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta pada dasarnya merupakan gambaran dua dimensi dari sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu. Peta merepresentasikan ruang tiga dimensi ke dalam bidang dua dimensi. Proses pembuatan peta disebut sebagai kartografi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Peta<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta dibuat untuk memenuhi beberapa tujuan yang dapat membantu manusia, di antaranya yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu pekerjaan, misalnya seperti konstruksi jalan, navigasi, dan perencanaan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alat bantu analisis data spasial, misalnya untuk perhitungan volume.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Menyimpan informasi geografis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu pembuatan sebuah desain, seperti desain jalan, perumahan, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alat komunikasi informasi ruang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/buku-anak-bertema-sains-cocok-untuk-tingkatkan-kecerdasan-sejak-dini\">Buku Anak Bertema Sains, untuk Kecerdasan Sejak Dini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Peta<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa fungsi dari peta antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, pegunungan, perairan, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memperlihatkan ukuran berupa luas, jarak, serta arah suatu tempat di permukaan bumi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menyajikan data mengenai potensi suatu wilayah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membantu peneliti sebelum melakukan survei lapangan, supaya bisa mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena geografi di permukaan bumi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Peta<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta terdiri atas beberapa jenis yang perlu kamu ketahui. Jenis-jenis peta dibedakan berdasarkan isinya, skalanya, dan juga bentuknya. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa perhatikan penjelasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Jenis Peta Berdasarkan Isinya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan isinya, peta dibedakan menjadi peta umum dan peta khusus atau tematik.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>a. Peta Umum<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta umum adalah jenis peta yang menggambarkan ketampakan bumi, baik dari segi fenomena alam, buatan manusia, maupun budayanya. Peta umum dibagi menjadi tiga, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Peta Topografi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> merupakan jenis peta yang menggambarkan permukaan bumi lengkap dengan reliefnya. Relief permukaan bumi ini digambarkan dalam sebuah bentuk garis kontur. Garis kontur adalah sebuah garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki ketinggian yang sama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Peta Korografi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> merupakan jenis peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang sifatnya umum dan biasanya berskala sedang. Contoh peta korografi adalah atlas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Peta Geografi (Peta Dunia)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> merupakan jenis peta yang menggambarkan seluruh wilayah dunia secara utuh dengan menggunakn skala yang sangat kecil. Contoh peta geografi adalah globe.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>b. Peta Khusus (Peta Tematik)<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta khusus atau disebut juga sebagai peta tematik adalah jenis peta yang menampilkan informasi ketampakan tertentu. Peta ini menggunakan simbol sesuai dengan tema pada judul peta. Contoh peta khusus yaitu peta penggunaan lahan, peta kepadatan penduduk, peta persebaran objek wisata, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c3552d01-e19e-4460-b04c-8ec4ae0622fd.png\" alt=\"peta tematik\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Peta Tematik yaitu Peta Rencana Pola Ruang Provinsi Bali (Sumber: detik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Jenis Peta Berdasarkan Skalanya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan skalanya, peta dibedakan menjadi peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, dan peta skala geografi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>a. Peta Kadaster<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta kadaster adalah jenis peta yang memiliki skala antara 1 : 100 hingga 1 : 5.000. Biasanya, peta ini digunakan untuk menggambarkan luas tanah pada sertifikat tanah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>b. Peta Skala Besar<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta skala besar adalah jenis peta dengan skala antara 1 : 5.000 hingga 1 : 250.000. Biasanya, peta ini digunakan untuk menggambarkan daerah yang tidak terlalu luas, misalnya seperti peta kelurahan, peta desa, peta kecamatan, dan peta kota.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>c. Peta Skala Sedang<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta skala sedang merupakan peta yang memiliki skala antara 1 : 250.000 sampai dengan 1 : 500.000. Peta ini biasanya digunakan untuk menggambarkan cakupan wilayah yang lebih luas lagi, seperti provinsi, pulau, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>d. Peta Skala Kecil<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta skala kecil adalah jenis peta dengan skala antara 1 : 500.000 sampai dengan 1 : 1.000.000. Peta ini biasa digunakan untuk menggambarkan daerah yang lebih luas lagi, misalnya satu negara, yaitu seperti pada peta Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>e. Peta Skala Geografi<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, yaitu peta skala geografi yang skalanya lebih kecil dari 1 : 1.000.000. Peta skala geografi biasanya digunakan untuk menggambarkan peta benua atau peta dunia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3a2ed4d8-6fe5-4229-bcd6-1b42ba0c3708.jpg\" alt=\"peta dunia\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Peta Dunia (Sumber: grid.id)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Jenis Peta Berdasarkan Bentuknya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan bentuknya, peta dibedakan menjadi peta datar, peta timbul, peta digital, peta garis, dan peta foto.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>a. Peta Datar\u00a0<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta datar biasa disebut juga sebagai peta dua dimensi, peta biasa, atau peta planimetri. Sesuai namanya, peta ini berbentuk datar dan pembuatannya pun dilakukan pada bidang datar, seperti kain atau kertas. Peta ini digambarkan menggunakan perbedaan warna, simbol, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>b. Peta Timbul\u00a0<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta timbul biasa juga disebut sebagai peta tiga dimensi atau peta stereometri. Peta ini dibuat hampir sama atau bahkan sama persis dengan keadaan sebenarnya di muka bumi. Pembuatan peta timbul dilakukan dengan menggunakan bayangan 3 dimensi sehingga bentuk\u2013bentuk muka bumi akan tampak seperti aslinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>c. Peta Digital<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta digital merupakan peta hasil pengolahan data digital yang tersimpan dalam komputer. Peta ini dapat disimpan dalam media penyimpanan digital seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">flashdisk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Contoh peta digital yakni peta citra satelit dan foto udara.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>d. Peta Garis<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta garis merupakan peta yang menyajikan data alam dan ketampakan buatan manusia dalam bentuk titik, garis, dan luasan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>e. Peta Foto<\/b><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, yaitu peta foto. Peta foto merupakan peta yang dihasilkan dari mozaik foto udara yang dilengkapi dengan garis kontur, nama, dan legenda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/kapan-waktu-yang-tepat-untuk-mengajarkan-anak-bahasa-asing\">Cara dan Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak Bahasa Asing<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Unsur Peta<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta dilengkapi dengan berbagai macam komponen atau unsur kelengkapan yang bertujuan untuk mempermudah pengguna dalam membaca atau menggunakan peta. Beberapa komponen yang termasuk dalam unsur-unsur peta secara umum antara lain yaitu:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Judul<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul merupakan unsur peta yang berfungsi untuk mencerminkan isi sekaligus tipe dari peta itu sendiri. Judul biasanya dituliskan pada bagian atas tengah, atas kanan, atau bagian bawah dengan ukuran <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">font<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang besar dan tebal supaya mudah dibaca.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Orientasi (Tanda Arah Mata Angin)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orientasi merupakan tanda yang menunjukkan arah mata angin pada peta tersebut. Biasanya, orientasi atau tanda arah digambarkan dengan tanda panah yang menunjuk ke arah atas, dengan di atasnya terdapat huruf U. Artinya, arah atas pada peta merupakan arah Utara, maka dapat disimpulkan bahwa arah kanan adalah Timur, bawah adalah Selatan, dan kiri merupakan Barat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Skala<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya di lapangan. Skala biasanya dituliskan di bawah judul peta. Penulisan skala dibagi menjadi tiga macam, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Skala angka \u2192<\/strong> merupakan skala yang ditulis dengan angka, misalnya 1 : 2.500.000. Artinya, setiap 1 cm jarak dalam peta sama dengan 25 km satuan jarak yang sebenarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Skala garis \u2192<\/strong> merupakan skala yang dibuat dalam bentuk garis horizontal yang memiliki panjang tertentu, di mana setiap ruas berukuran 1 cm atau lebih untuk mewakili jarak tertentu yang diinginkan oleh pembuat peta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Skala verbal \u2192<\/strong> merupakan skala yang ditulis dengan kata-kata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Legenda\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Legenda adalah keterangan dari simbol-simbol yang digunakan pada peta agar pembaca dapat memahami peta secara menyeluruh. Simbol pada peta dapat berupa ikon, gambar, atau tanda tertentu, yang dapat mewakili ketampakan yang ada di permukaan bumi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/fe3d90d8-b9d5-4f9d-87c9-94b92664ee79.jpg\" alt=\"legenda\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Legenda pada Peta (Sumber: kompas.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-jenis simbol peta yang terdapat dalam legenda antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol titik<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyajikan tempat atau data posisional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol garis<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyajikan data yang berhubungan dengan jarak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol area<\/strong> \u2192 digunakan untuk mewakili suatu area tertentu dengan simbol yang mencakup area tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol aliran<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyatakan alur atau gerak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol batang<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyatakan suatu harga atau nilai yang dibandingkan dengan harga atau nilai lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol lingkaran<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyatakan kuantitas atau jumlah dalam bentuk persentase.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Simbol bola<\/strong> \u2192 digunakan untuk menyatakan volume. Semakin besar simbol bola, maka menunjukkan volume yang semakin besar. Sebaliknya, jika simbol bola semakin kecil, berarti volumenya semakin kecil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Warna Peta<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warna peta berfungsi untuk membedakan ketampakan atau objek di permukaan bumi, serta untuk keperluan estetika pada peta. Umumnya, warna pada peta terdiri atas:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna hijau<\/strong> \u2192 menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian kurang dari 200 m. Biasanya bentuk muka bumi yang terdapat pada ketinggian &lt; 200 m didominasi oleh dataran rendah. Dataran rendah di Jawa terdapat di sepanjang pantai utara dan pantai selatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna hijau muda<\/strong> \u2192 menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian antara 200\u2013400 m di atas permukaan laut. Bentuk muka bumi yang ada di daerah ini berupa daerah yang landai dengan disertai bentuk-bentuk muka bumi bergelombang dan bukit. Penyebaran bentuk muka ini hampir menyeluruh di atas dataran rendah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna kuning<\/strong> \u2192 menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian antara 500\u20131000 m di atas permukaan laut. Bentuk muka bumi yang ada di daerah ini didominasi oleh dataran tinggi dan perbukitan dan pegunungan rendah. Penyebaran dari bentuk muka bumi ini berada di bagian tepi-tengah dari Provinsi Jawa Tengah dan paling luas di sebelah tenggara Kabupaten Sukoharjo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna cokelat muda<\/strong> \u2192 menunjukkan daerah yang mempunyai ketinggian antara 1000\u20131500 m di atas permukaan air laut. Bentuk muka bumi yang dominan di daerah ini berupa pegunungan sedang disertai gunung-gunung yang rendah. Penyebaran dari bentuk muka ini berada di bagian tengah dari Jawa Tengah, seperti di sekitar Bumiayu, Banjarnegara, Temanggung, Wonosobo, Salatiga dan Tawangmangu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna cokelat<\/strong> \u2192 menunjukkan daerah yang mempunyai ketinggian lebih dari 1500 m di atas permukaan air laut. Bentuk muka bumi di daerah ini didominasi oleh gunung-gunung yang relatif tinggi. Penyebaran dari gunung-gunung tersebut sebagian besar di bagian tengah dari Jawa Tengah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna merah<\/strong> \u2192 menunjukkan jalan kereta api dan warna gunung aktif. Warna merah sering dijumpai di peta suatu provinsi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna biru<\/strong> \u2192 menunjukkan warna ketampakan perairan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna biru keputihan<\/strong> \u2192 menunjukkan wilayah perairan yang kedalamannya kurang dari 200 m. Bentuk muka bumi dasar laut di wilayah ini didominasi oleh bentuk lereng yang relatif landai. Zona di wilayah ini disebut dengan zona neritik. Penyebaran dari zona ini ada di sekitar pantai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna biru muda<\/strong> \u2192 menunjukkan wilayah perairan laut yang mempunyai kedalaman antara 200\u20132000 m.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Warna biru tua<\/strong> \u2192 menunjukkan wilayah perairan laut dengan kedalaman lebih dari 2000 m.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Tipe Huruf (<\/b><em><b>Lettering<\/b><\/em><b>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Lettering<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi untuk memperjelas arti dari simbol-simbol yang ada. Macam-macam penggunaan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>lettering<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek Hipsografi<\/strong> \u2192 ditulis dengan huruf tegak, contoh: Surakarta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek Hidrografi<\/strong> \u2192 ditulis dengan huruf miring, contoh: <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Laut Jawa<\/span><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Garis Astronomis<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Garis astronomis terdiri atas garis lintang dan garis bujur yang digunakan untuk menunjukkan letak suatu tempat atau wilayah yang dibentuk secara berlawanan arah satu sama lain sehingga membentuk vektor yang menunjukan letak astronomis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Inset<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inset adalah peta kecil yang disisipkan pada peta utama. Macam-macam inset antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Inset penunjuk lokasi<\/strong> \u2192 berfungsi menunjukkan letak daerah yang belum dikenali.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Inset penjelas<\/strong> \u2192 berfungsi untuk memperbesar daerah yang dianggap penting.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Inset penyambung<\/strong> \u2192 berfungsi untuk menyambung daerah yang terpotong di peta utama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.altaschool.id\/blog\/mengajarkan-anak-calistung\">Calistung, Pengertian, Tujuan &amp; Tips Mengajarkannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Garis Tepi Peta<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Garis tepi peta merupakan garis yang berfungsi untuk membatasi ruang peta, serta untuk meletakkan garis astronomis secara beraturan dan benar pada peta.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Sumber dan Tahun Pembuatan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber peta adalah referensi dari mana data peta diperoleh, sedangkan tahun pembuatan merupakan tahun dibuatnya peta tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>11. Garis Lintang dan Garis Bujur<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Garis lintang adalah garis yang melintang dari arah Barat \u2013 Timur atau dari arah Timur \u2013 Barat. Sedangkan garis bujur adalah garis yang membujur dari arah Utara \u2013 Selatan atau Selatan \u2013 Utara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian artikel mengenai peta, mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis-jenis peta, hingga unsur peta beserta penjelasan detailnya. Semoga artikel ini bisa membantu siswa maupun orang tua yang sedang mengajarkan anaknya tentang peta, ya! Jangan lupa juga untuk bergabung bersama <strong><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/\">Alta Global School<\/a><\/strong>! AGS adalah sekolah dengan metode pembelajaran\u00a0<em>blended-learning<\/em> untuk jenjang Pre-K hingga Kelas 12, yang dirancang untuk mempersiapkan siswa mendapatkan beasiswa ke universitas terkemuka di Indonesia dan dunia. Yuk, daftar dengan isi data di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/250607704125450\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8f335b78-3dbf-4413-9ebf-faccfe12d155.png\" alt=\"free trial\" width=\"1024\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">gramedia.com\/literasi\/pengertian-peta\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6935776\/pengertian-peta-tujuan-fungsi-dan-jenis-jenisnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Diakses: 18 April 2024)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dora, Boots, dan Peta [daring]. Tautan: deviantart.com\/fatimamahdjoub\/art\/Dora-Boots-and-Map-970631249<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Peta Tematik [daring]. Tautan: awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2022\/12\/15\/peta-tematik_169.png?w=1200<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Peta Dunia [daring]. Tautan: asset-a.grid.id\/crop\/0x0:0x0\/x\/photo\/2020\/05\/24\/687879063.jpg<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Legenda pada Peta [daring]. Tautan: asset.kompas.com\/crops\/kiJoskWrdEsVwnadCd8ldlqWCJw=\/65&#215;0:779&#215;476\/750&#215;500\/data\/photo\/2020\/08\/12\/5f3354dcd4bee.jpg<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Diakses: 18 April 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat dalam peta, lengkap dibahas di sini! &#8212; Pernahkah kamu melihat peta Indonesia di buku Atlas atau di sebuah globe? Atau pernahkah kamu menonton kartun Dora The Explorer saat ia memanggil karakter Peta untuk menunjukkan jalan yang harus dilalui oleh Dora dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1776935005:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2024-04-18","2024-04-17","2024-08-01","2025-04-23"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png"],"_oembed_3067424c7e9457a533dd4f29a3871bfe":["{{unknown}}"],"_linker_next_update":["1769393781"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["peta"],"_yoast_wpseo_linkdex":["51"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["10"]},"categories":[1],"tags":[4],"class_list":["post-896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-edukasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-22T02:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-23T09:05:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta\",\"name\":\"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png\",\"datePublished\":\"2026-04-22T02:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-23T09:05:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/ec07dc48bd3f7b1b0a859f2e6b39dfe4\"},\"description\":\"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/ec07dc48bd3f7b1b0a859f2e6b39dfe4\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya","description":"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya","og_description":"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!","og_url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta","og_site_name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","article_published_time":"2026-04-22T02:00:31+00:00","article_modified_time":"2026-04-23T09:05:36+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta","name":"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png","datePublished":"2026-04-22T02:00:31+00:00","dateModified":"2026-04-23T09:05:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/ec07dc48bd3f7b1b0a859f2e6b39dfe4"},"description":"Yuk, kita mengenal peta! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, jenis, hingga unsur yang terdapat di dalamnya, lengkap dibahas di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fc405c69-a8fb-4860-adf4-8ae332fa6247.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/mengenal-peta#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Peta: Tujuan, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Unsurnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/","name":"Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/ec07dc48bd3f7b1b0a859f2e6b39dfe4","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=896"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2612,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions\/2612"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}