Meteor: Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terjadi, dan Contoh

Meteor merupakan fenomena jatuhnya batuan dari luar angkasa ke atmosfer Bumi. Yuk, ketahui ciri-ciri, asal, proses terjadi, dan contoh meteor berikut ini!
—
Pada Oktober 2025 lalu, sempat beredar kabar tentang dugaan meteor jatuh di Cirebon. Warga melaporkan melihat cahaya terang yang melintasi langit disertai suara dentuman keras. Menurut BRIN, fenomena tersebut diduga meteor yang meledak di atmosfer (airburst). Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan meteor? Yuk, simak penjelasannya!
Pengertian Meteor
Sebelum membahas meteor, yuk kenalan dulu dengan meteoroid! Meteoroid adalah batuan luar angkasa dengan ukuran yang beragam, mulai dari butiran debu hingga asteroid kecil. Meteoroid berasal dari pecahan benda langit, seperti tabrakan antar asteroid atau sisa-sisa debu komet.
Meteoroid bisa jatuh dan masuk ke atmosfer bumi, fenomena inilah yang disebut meteor. Jadi, meteor adalah meteoroid (batuan luar angkasa) yang memasuki atmosfer dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Mengapa meteor yang jatuh ke bumi nampak berpijar? Karena meteor bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, yaitu sekitar 11 km hingga 72 km per detik. Saat bergerak, meteor bergesekan dengan udara di atmosfer. Gesekan ini membuat meteoroid menjadi sangat panas hingga terbakar, sehingga menghasilkan cahaya terang.

Gambar meteor. (Sumber: commons.wikimedia)
Sebagian besar meteor akan habis terbakar menjadi debu atau gas sebelum sampai di permukaan bumi. Tapi, jika ukuran meteoroidnya cukup besar atau tersusun dari logam yang kuat, meteor bisa bertahan dan mencapai permukaan bumi. Sisa batuan yang berhasil sampai di permukaan bumi ini disebut dengan meteorit.
Meteorit sering digunakan oleh para ilmuwan sebagai objek penelitian untuk lebih memahami tentang benda-benda tata surya.
Baca juga: Rotasi Bumi: Pengertian, Durasi, dan Akibat Terjadinya
Dari Mana Meteor Berasal?
Meteor berasal dari benda-benda luar angkasa. Sebagian besar meteoroid yang masuk ke bumi berasal dari asteroid yang hancur akibat tabrakan di ruang angkasa.
Menurut NASA, sekitar 99,8% meteorit yang ditemukan di bumi berasal dari asteroid, sementara sekitar 0,2% lainnya berasal dari Mars atau Bulan.
Ciri-Ciri Meteor
Meteor adalah meteoroid yang jatuh ke bumi. Saat melintasi langit malam, meteor tampak sebagai cahaya terang yang sering kita sebut bintang jatuh. Berikut ciri-ciri meteor:
- Terlihat sebagai cahaya terang di langit malam.
- Bergerak sangat cepat dan hanya terlihat dalam waktu singkat.
- Terlihat seperti garis atau jejak cahaya.
- Muncul secara tiba-tiba.
- Sebagian besar nggak sampai ke permukaan bumi karena habis terbakar di atmosfer.
Baca juga: Nama & Urutan Planet di Tata Surya beserta Gambarnya
Bagaimana Terjadi Meteor?
Meteor adalah fenomena saat batuan dari luar angkasa memasuki atmosfer bumi. Meteoroid dapat masuk ke bumi karena pengaruh gaya gravitasi, terutama saat lintasannya berpotongan dengan orbit bumi.
Saat memasuki atmosfer, meteoroid mengalami gesekan yang sangat kuat dengan udara. Gesekan ini membuat suhu meteoroid meningkat hingga terbakar dan berpijar. Proses ini menghasilkan cahaya terang yang kita lihat sebagai meteor atau bintang jatuh.
Jenis-Jenis Meteor
Berdasarkan komposisinya, meteorit dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:
1. Stony (batuan)
Stony merupakan meteorit yang tersusun dari batuan dan memiliki jenis yang beragam, yaitu:
- Chondrites, mengandung butiran kecil yang disebut chondrules.
- Chondrites karbonan, mengandung chondrules serta mineral yang mudah menguap.
- Achondrites, tidak mengandung chondrules.
2. Besi
Meteorit jenis ini tersusun dari campuran logam seperti besi dan nikel. Jenis ini sekitar 4,8% dari total meteorit yang pernah ditemukan.
3. Stony dan Besi
Jenis meteorit ini merupakan campuran batuan dan logam. Jenis ini sangat langka, hanya sekitar 1,2% dari total meteorit yang pernah ditemukan.
Contoh Meteor
Berikut adalah beberapa contoh meteorit, yaitu meteor yang berhasil mencapai permukaan Bumi:
- Meteorit Allende, merupakan meteorit batuan jenis kondrit berkarbon yang jatuh di Meksiko pada tahun 1969.
- Meteorit Murchison, terkenal karena mengandung asam amino sebagai bahan dasar kehidupan, yang jatuh di Australia pada tahun 1969.
- Meteorit Cranbourne, salah satu meteorit besi terbesar yang ditemukan di Australia.
Baca juga: Nama Rasi Bintang beserta Pengertian & Manfaatnya
Perbedaan Komet dan Meteor
Berikut beberapa perbedaan komet dan meteor:
- Komet adalah benda langit berupa bola es dan debu yang mengorbit matahari. Sementara meteor adalah fenomena jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi.
- Komet biasanya berasal dari wilayah yang jatuh di tata surya, seperti Sabuk Kuper. Meteor berasal dari meteoroid, yaitu pecahan asteroid, komet, atau benda langit lainnya.
- Komet dijuluki sebagai bintang berekor karena kebanyakan memiliki ekor cahaya yang panjang. Meteor sering disebut sebagai bintang jatuh.
- Komet hampir nggak pernah memasuki atmosfer bumi. Sebaliknya, meteoroid cukup sering masuk ke atmosfer bumi.
- Komet membutuhkan waktu yang lama untuk mengelilingi matahari. Meteoroid juga mengorbit matahari, tapi lintasan dan periode orbitnya beragam.
—
Nah, itulah pembahasan mengenai meteor, mulai dari pengertian, ciri-ciri, asal, hingga proses terjadinya dan contohnya. Seru, ya, belajar tentang benda-benda luar angkasa? Di kesempatan berikutnya, kita belajar tentang benda luar angkasa lainnya, yuk!
Kalau kamu mau belajar hal-hal seru dan menarik dengan cara dan pendekatan yang menyenangkan, yuk belajar di Alta Global School! Metode pembelajarannya disesuaikan dengan kemampuan anak. Klik banner berikut untuk informasi selengkapnya!
Sumber:
Kompas. 2025. Apa Itu Meteor? [daring]. Tautan: https://www.kompas.com/skola/read/2025/01/14/200000669/apa-itu-meteor
NASA. Meteors & Meteoroites Facts [daring]. Tautan: https://science.nasa.gov/solar-system/meteors-meteorites/facts/
Hermanto. 2025. Mengenal Fenomena Meteor: Asal Usul, Proses Terbentuk dan Dampaknya bagi Bumi [daring]. Tautan: https://jakarta.times.co.id/news/berita/8ZctpuWsb/Mengenal-Fenomena-Meteor-Asal-Usul-Proses-Terbentuk-dan-Dampaknya-bagi-Bumi
Gramedia. Ciri-Ciri Meteor: Pengertian, Jenis, dan Contoh [daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/ciri-ciri-meteor/#Contoh-Contoh_Meteor
Kumparan. 2024. Mengenal Perbedaan Komet dan Meteor [daring]. Tautan: https://kumparan.com/ragam-info/mengenal-perbedaan-komet-dan-meteor-beserta-pengertiannya-2289XUXAv2t/4 (Diakses 25 Maret 2026)
Sumber gambar:
Gambar meteor: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Meteor,_8.5.2016.jpg
Want the Best for Your Child?
We are Here to help!
Get free consultation and discover a hybrid international-standard learning experience for your child. Fill out the form now!


