Kata Bilangan: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Kalimat

Kita sering menggunakan kata bilangan, lho! Yuk, pelajari kata bilangan mulai dari pengertian, jenis, dan contohnya agar kamu lebih paham!
—
Kata bilangan disebut juga numeralia. Numeralia sering kali kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya, jenis kata ini dimaksudkan untuk menyatakan jumlah. Misalnya, kita ingin mengatakan, “Jumlah karet yang harus dibawa untuk membuat lompat tali yaitu lima ikat.” Nah, kata “lima” di sini termasuk kata bilangan atau numeralia.
Masih banyak contoh kata bilangan yang sangat penting dipelajari, mengingat kita tidak bisa lepas dari kata bilangan dalam suatu interaksi. Artikel ini akan mengajak kamu menyelami apa itu kata bilangan lebih dalam . Yuk, simak dengan saksama!
Pengertian Kata Bilangan
Kata bilangan adalah unsur bahasa Indonesia yang menyatakan jumlah benda, orang, atau urutan dalam suatu deretan. Kata ini berfungsi untuk memberikan informasi kuantitatif secara jelas dalam kalimat.
Contoh kata bilangan dalam kalimat yakni sebagai berikut:
- Saya membeli apel sebanyak dua buah.
- Sebagian siswa di kelas belum mengerjakan PR.
Baca Juga: Kata Depan: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Kalimat
Jenis Kata Bilangan
A. Kata Bilangan Tentu (Takrif)
Kata bilangan tentu atau takrif adalah kata bilangan yang menunjukkan kuantitas. Ada dua jenis kata bilangan tentu, yaitu kata bilangan utama dan kata bilangan tingkat.
1. Kata Bilangan Utama
Kata bilangan utama adalah istilah yang menggambarkan jumlah bilangan. Kata bilangan ini dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu kata bilangan penuh, kata bilangan pecahan, dan kata bilangan gugus atau pengelompokan bilangan.
a. Kata Bilangan Penuh
Kata bilangan penuh merujuk jenis bilangan yang mampu berdiri sendiri tanpa memerlukan kata lainnya. Beberapa contoh kata bilangan penuh termasuk satu, dua, tiga, empat, lima puluh ribu, dua puluh lima ribu, satu miliar, lima triliun, delapan jam, tiga biji, delapan buah, tujuh kilogram, lima detik, dan sebagainya.
Contoh dalam kalimat:
- Ambilkan dua gelas air mineral!
- Penghasilan ayah sebesar sepuluh juta per bulan.
b. Kata Bilangan Pecahan
Kata bilangan pecahan merujuk bilangan yang terbentuk dari dua komponen, yaitu pembilang dan penyebut, serta disertai partikel per-. Contoh kata bilangan pecahan mencakup ½ = setengah/separuh, ¾ = tiga per empat, ¼ = seperempat, dan lain-lain.
Contoh dalam kalimat:
- Seperempat jam lagi kita akan berangkat piknik.
- Bentuklah kelompok dalam posisi setengah lingkaran!
c. Kata Bilangan Gugus
Kata bilangan gugus merujuk istilah yang digunakan untuk mengelompokkan sejumlah satuan dari objek atau hal lainnya. Beberapa contoh dari kata bilangan gugus adalah 1 gros yang setara dengan 12 lusin, 1 lusin sama dengan 12 biji, 1 kodi memiliki ukuran 20 biji, 1 minggu terdiri dari 7 hari, 1 tahun terdapat 12 bulan, 1 abad sama dengan 100 tahun, 1 windu berisi 8 tahun, dan banyak lagi.
Contoh dalam kalimat:
- Seminggu lagi semua murid akan melaksanakan ujian.
- Tolong belikan kentang sebanyak satu lusin!
2. Kata Bilangan Tingkat
Kata bilangan tingkat adalah istilah yang menunjukkan rangkaian jumlah atau level dari suatu hal. Kata bilangan urutan memiliki format ke + angka. Contoh dari kata bilangan bertingkat antara lain pertama, kedua, ketiga, keempat, dan sebagainya.
Contoh dalam kalimat:
- Ana berhasil meraih peringkat ketiga di kelas.
- Saya antrean ketujuh.
Baca Juga: Kata Keterangan: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Kalimat
B. Kata Bilangan Tidak Tentu (Tak Takrif)
Kata bilangan tak takrif menyatakan jumlah yang tidak pasti atau relatif, tanpa angka spesifik. Jenis ini mencakup kata-kata seperti beberapa, banyak, sedikit, seluruh, segenap, sebagian, segala, sejumlah, tiap-tiap, sekian, dan berapa.
Contoh dalam kalimat:
- Beberapa siswa lupa membawa buku pelajaran mereka.
- Banyak orang hadir di acara perayaan kemerdekaan.
C. Kata Bantu Bilangan
Kata bantu bilangan merupakan jenis numeralia yang melengkapi kata bilangan utama untuk menyatakan satuan atau penggolongan benda, orang, atau objek tertentu. Kata ini biasanya diawali dengan awalan “se-” dan diletakkan setelah bilangan untuk menjelaskan bentuk atau jenis objek yang dihitung.
Contoh kata bantu bilangan antara lain sepotong, secarik, sepucuk, dan lain-lain.
Contoh dalam kalimat:
- Kutulisan kisah kita dalam secarik kertas.
- Sepotong roti di meja dimakan adik.
—
Setelah ini, kemampuan berbahasa Indonesia-mu meningkat setingkat demi setingkat. Dengan memahirkan kemampuan berbahasa Indonesia, komunikasi sehari-hari dapat dilakukan lebih lancar. Ayo, tingkatkan keterampilan bahasa Indonesiamu dengan dengan bergabung bersama Alta Global School!
Alta Global School menyediakan sistem blended learning, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari preschool sampai high school, dengan Champions Curriculum yang menggabungkan kurikulum internasional dan nasional. Yuk, daftar sekarang juga!
Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!
Referensi:
https://www.pelajaran.co.id/pengertian-kata-bilangan-jenis-jenis-dan-contoh-kata-bilangan-numeralia-lengkap/
https://www.ayo-berbahasa.id/2019/07/kata-bilangan.html
Want the Best for Your Child?
We are Here to help!
Get free consultation and discover a hybrid international-standard learning experience for your child. Fill out the form now!


