[AGS] Sidebar Banner Blog - School Admission

Dongeng Bawang Merah Bawang Putih dan Pesan Moralnya

dongeng bawang merah bawah putih

Yuk, simak cerita singkat Bawang Merah dan Bawang Putih dalam bahasa Indonesia dan Inggris, lengkap dengan pesan moral bisa dipelajari!

Bawang Merah dan Bawang Putih merupakan kisah dua saudara dengan sifat yang sangat berbeda. Bawang Merah dikenal pemalas, manja, dan serakah. Semenara Bawang Putih adalah anak yang baik hati, rajin, dan jujur. Yuk, simak cerita dongeng Bawang Merah Bawang Putih berikut ini!

 

Cerita Bawang Merah Bawang Putih Bahasa Indonesia  

Pada zaman dahulu di sebuah desa, hiduplah seorang wanita dengan dua anak perempuan bernama Bawang Merah dan Bawang Putih. 

Ayah Bawang Putih sudah lama meninggal. Bawang Putih adalah anak yang sangat baik. Ia rajin, jujur, dan selalu melakukan apa yang diperintahkan.

Berbeda dengan Bawang Putih, Bawang Merah adalah anak yang malas, suka bersikap jahat, dan selalu ingin hal-hal yang bagus. Ia juga sangat serakah. Ibunya selalu menuruti semua keinginannya dan tidak pernah menyuruhnya bekerja.

Bawang Putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga seperti mencuci baju, memasak, dan membersihkan rumah. 

Bawang Merah dan ibunya hanya duduk santai dan tidak melakukan apapun. Jika mereka butuh sesuatu, mereka hanya memerintah Bawang Putih untuk mengambilkannya. 

Suatu hari, saat mencuci baju di sungai, tanpa sadar Bawang Putih kehilangan sehelai kain milik ibu tirinya yang terbawa arus. 

Saat menyadarinya, ia sangat sedih dan takut. Ia khawatir ibu tirinya akan marah dan menyalahkannya. Dia khawatir akan dihukum atau diusir dari rumah. 

Bawang Putih sangat khawatir tentang kain yang hilang itu. Dia berusaha keras untuk menemukannya. Dia berjalan di sepanjang sungai dan bertanya pada setiap orang yang ditemuinya apakah mereka melihat kain itu. Namun, tidak ada yang melihatnya. 

Dia terus berjalan sampai akhirnya menemukan sebuah gua yang becek. Dia sangat terkejut saat menemukan seorang nenek tua yang tinggal di dalam gua itu. 

Bawang Putih bertanya dengan sopan tentang kain milik ibu tirinya. Nenek itu sebenarnya tahu dimana kain itu, tapi ia meminta Bawang Putih untuk membantunya terlebih dahulu. 

Dengan senang hati, Bawang Putih membersihkan dan merapikan gua tersebut. Nenek sangat senang dengan bantuannya. 

Sore harinya, sebelum pulang, nenek itu mengembalikan kain yang hilang dan memberi Bawang Putih dua labu sebagai hadiah, satu besar dan satu kecil. Karena tidak serakah, Bawang Putih memilih yang kecil. 

Saat pulang, ibu tiri dan Bawang Merah marah karena ia pulang terlambat. Bawang Putih menjelaskan apa yang terjadi dan menunjukkan labu kecil yang ia dapatkan. 

Tapi, ibu tirinya tetap marah dan melempar labu itu ke tanah. “Krak!” labu itu pecah, dan ternyata di dalamnya berisi emas, berlian, dan permata. 

Bawang Merah mencoba cara Bawang Putih menemukan labu berisi emas dan permata itu. Ia pergi ke sungai untuk menghanyutkan kain milik ibunya. Ia bertanya kepada orang-orang apakah mereka melihatnya. Sampai akhirnya ia sampai di gua tempat nenek tua tinggal. 

Nenek tua tau dimana kain tersebut dan akan memberikannya setelah Bawang Merah membantunya. 

Tapi, tidak seperti Bawang Putih, Bawang Merah malas dan tidak mau membantu. Ia bahkan meminta nenek tua untuk memberinya labu besar. 

Nenek tua memberinya labu besar itu kepadanya. Bawang Merah sangat senang dan membawanya pulang. Ibunya juga senang melihatnya. Mereka berdua sangat bersemangat untuk membuka labu besar itu. 

Tapi, saat dibuka, bukan emas atau permata yang keluar, melainkan ular dan binatang berbisa lainnya. Mereka berdua kaget dan lari terbirit-birit.

Mereka menyadari perilaku buruk mereka dan meminta maaf pada Bawang Putih. Bawang Putih yang baik hati memaafkan mereka. 

Baca juga: Dongeng Kancil dan Buaya beserta Pesan Moralnya

 

Cerita Bawang Merah Bawang Putih Bawang Putih Bahasa Inggris

Once upon a time in a village, there was a lady who had two daughters. Their names were Bawang Merah and Bawang Putih.

Bawang Putih’s dad had passed away a long time ago. Bawang Putih was a very good girl. She was kind, hardworking, honest, and always did what she was told.

Bawang Merah was not like Bawang Putih. She was lazy, mean, and always wanted nice things. She was also very greedy. Bawang Merah’s mother always let her do whatever she wanted and never made her do any chores.

Bawang Putih had to do all the chores like washing clothes, cooking, and cleaning the house by herself. Bawang Merah and her mother just sat around and did nothing. Whenever they wanted something, they would just tell Bawang Putih to get it for them.

One day, Bawang Putih was doing her chores and washing clothes for her stepmother and stepsister. But, she didn’t know that a piece of cloth from her stepmother’s clothes got washed away in the river.

When Bawang Putih found out, she felt very sad and worried. She was afraid that her stepmother would be angry and blame her for the missing cloth.

She thought that she might get punished or even get kicked out of her house.

Bawang Putih was very worried about the missing cloth and she worked very hard to find it. She walked along the river and asked everyone she met if they had seen the cloth. But, no one had seen it.

She kept walking until she reached a part of the river that flowed into a cave. She was surprised to find an old lady living inside the cave.

Bawang Putih asked the old lady about her stepmother’s clothes. The old lady knew where it was, but she said that Bawang Putih had to help her with some work first.

Bawang Putih was happy to help and she cleaned and tidied up the cave. The old lady was very happy with her work.

In the afternoon, Bawang Putih said goodbye to the old lady and the old lady gave her back the missing cloth and also offered her two pumpkins as a reward for her help. One pumpkin was big and the other was small.

Bawang Putih was not greedy and she chose the smaller pumpkin.

When Bawang Putih returned home, her stepmother and stepsister were very angry because she was late.

Bawang Putih told them what had happened and showed them the small pumpkin that the old lady had given her as a reward.

But, her stepmother was still angry and took the pumpkin and threw it on the ground. “Crack!” the pumpkin broke, but something amazing happened, inside it was gold, diamonds, and precious gems.

They were all very surprised. But, because her stepmother and stepsister were very greedy, they were still angry with Bawang Putih for choosing the smaller pumpkin.

They said that if she had chosen the bigger pumpkin, there would have been even more gold, diamonds, and precious gems inside it.

Bawang Merah saw how Bawang Putih found a pumpkin with gold and jewels, so she wanted to try too.

She made her stepmother’s cloth disappear and went to the river asking people if they saw it. She finally got to the cave where the old lady lived.

Unlike Bawang Putih, Bawang Merah was lazy and didn’t want to help the old lady. She even demanded the old lady to give her the big pumpkin.

The old lady gave her the big pumpkin and Bawang Merah was very happy and brought it home. She imagined all the gold, diamonds, and precious gems that would be inside it.

Her stepmother was also happy to see her. They both were excited to open the big pumpkin.

But, when they opened it, instead of gold and precious gems, out came snakes and other venomous animals. They both ran away scared.

They understood their bad behavior and apologized to Bawang Putih. Bawang Putih, who was kind-hearted, forgave them.

Baca juga: Cerita Dongeng Pendek untuk Anak Sebelum Tidur

 

Pesan Moral Bawang Merah Bawang Putih 

Yuk, simak pesan moral dari cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih berikut ini!

1. Jangan Serakah

Sifat serakah yang dimiliki Bawang Merah dan ibunya justru membawa mereka pada hal buruk. Keserakahan bisa merugikan diri sendiri. 

2. Kebaikan akan Membawa Hal Baik

Bawang Putih yang selalu jujur, sabar, dan suka menolong akhirnya mendapatkan balasan yang baik. Kebaikan yang kita lakukan tidak akan sia-sia.

3. Bersikap Jujur dan Tulus

Bawang Putih bersikap jujur dan tidak memaksakan diri untuk mendapatkan lebih. Ia memilih labu kecil tanpa berharap imbalan besar. Ketulusan dan kejujuran akan membawa hal-hal baik untuk hidup kita.

Nah, itulah dongeng Bawang Merah Bawang Putih pendek dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta pesan moralnya. Semoga, banyak pelajaran yang bisa dipetik dan diajarkan ke buah hati, ya!

Kalau kamu mau belajar hal-hal seru dan menarik dengan cara dan pendekatan yang menyenangkan, yuk belajar di Alta Global School

free trial

Sumber:

Sederet. Dongeng Bawang Merah &  Bawang Putih [daring]. Tautan: https://www.sederet.com/tutorial/dongeng-bawang-merah-bawang-putih-folklore-folktale/ 

Esplanade. 2024. Bawang Merah Bawang Putih [daring]. Tautan: https://www.esplanade.com/offstage/arts/bawang-merah-bawang-putih

Luthfi, Haikal. 2020. Bawang Merah Bawang Putih, Dongeng Anak yang Sarat Pesan Moral [daring]. Tautan: https://www.haibunda.com/parenting/20200825091719-61-158489/bawang-merah-bawang-putih-dongeng-anak-yang-sarat-pesan-moral (Diakses 18 April 2026)

Want the Best for Your Child?
We are Here to help!

Get free consultation and discover a hybrid international-standard learning experience for your child. Fill out the form now!

Jotform Alta Global School Jotform Alta Global School
Devi Lianovanda