[AGS] Sidebar Banner Blog - School Admission

Manakah Metode Ajar yang Lebih Efektif? Informatif atau Interaktif?

metode pengajaran

Mana yang lebih efektif? Mengajar dengan metode informatif atau interaktif? Dapatkan jawabannya di sini!

Terkadang, seorang pengajar merasa bingung kenapa ada murid yang bisa mendapatkan nilai seratus sedangkan murid lainnya tidak lulus nilai minimal. Padahal, metode pengajaran yang digunakan sama. Tidak mungkin rasanya murid yang tidak lulus itu tidak mendapatkan informasi yang setara dengan murid yang nilainya tinggi.

Beberapa pengajar juga langsung menyalahkan murid, seperti tidak memperhatikan dengan baik. Padahal, bisa jadi dia sudah menyimak dengan saksama tetapi kemampuan memahaminya lebih lambat. 

Apabila pernah mengalami kondisi demikian, bisa jadi murid tersebut bukan bodoh atau tidak menyimak, melainkan metode belajarnya yang berbeda. Oleh karena itu, yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

 

Apa Itu Metode Pembelajaran Informatif?

Dalam metode pembelajaran informatif, guru berfungsi sebagai pusat informasi atau pusat pengetahuan. Dalam pendekatan ini, guru memiliki peran utama dalam menyampaikan materi pelajaran melalui pendekatan terstruktur seperti ceramah, penjelasan, atau demonstrasi. 

Penggunaan metode ini memiliki pro dan kontra, tergantung pada konteks, tujuan, dan karakteristik peserta didik. Namun, model ini menjadi pilihan karena kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan cepat, sistematis, dan efektif, terutama dalam situasi di mana pemahaman konsep dasar atau fakta kognitif sangat penting.

Satu di antara implementasi metode pembelajaran informatif yaitu ceramah. Menurut Gege dan Berliner (1981:457), metode ceramah adalah pendekatan yang ideal untuk digunakan dalam pembelajaran yang memiliki karakteristik tertentu. Jika materi sukar didapat, ceramah cocok untuk menyampaikan informasi. 

 

Apa Itu Metode Pembelajaran Interaktif?

Metode pembelajaran interaktif adalah metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpartisipasi, dan memberikan respons terhadap pelajaran. Tujuan utamanya adalah agar siswa terlibat secara aktif sehingga mereka tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga berpartisipasi dalam diskusi, dan memberikan respons terhadap pelajaran yang diajarkan.

Sangat penting untuk beralih ke metode pembelajaran interaktif, terutama di era digital seperti saat ini, ketika teknologi dapat digunakan untuk membuat pengalaman belajar yang lebih efektif. 

Satu di antara implementasi metode pembelajaran ini yaitu diskusi kelompok. Praktik diskusi mendorong siswa untuk terlibat, sehingga masing-masing individu dapat mengutarakan pandangannya terjadi objek yang sedang dibahas. Kegiatan ini membantu mengasah kemampuan berpikir kritis siswa.

Baca juga: Permainan Seru yang Bisa Melatih Fokus Anak 

 

Manakah yang Lebih Efektif?

Seiring beragamnya metode pembelajaran anak, tipe belajar anak pun beragam. Beberapa anak dengan tipe belajar tertentu lebih cocok diterapkan metode pembelajaran informatif, pun sebaliknya. Jadi, semuanya tidak bisa disamaratakan. 

Anak dengan tipe belajar auditori cenderung lebih cocok dengan metode pembelajaran informatif. Sebab, anak dengan tipe belajar ini mampu menyerap informasi dengan mendengarkan pembahasan. Dengan begitu, anak bisa lebih paham. 

Sementara itu, anak yang lebih suka berdiskusi, berpendapat, atau bertanya-menjawab, lebih cocok dengan metode pembelajaran interaktif. Biasanya, tipe belajar yang cocok dengan metode ini yaitu kinestetik. Dengan metode interaktif, anak-anak ini tidak hanya menjadi pendengar pasif tetapi juga aktif membangun pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman dan kerjasama dengan orang lain.

Ada pula gaya belajar anak yang bisa saja mengombinasikan dua metode sekaligus, yaitu verbal. Hal ini disebabkan karena anak verbal cenderung lebih menyukai proses pembelajaran yang melibatkan penggunaan kata, baik dalam bentuk lisan maupun tulis. Mereka belajar dengan baik melalui aktivitas seperti membaca, menulis, berdiskusi, atau mendengarkan cerita, sehingga metode pembelajaran yang berfokus pada penjelasan yang informatif dan interaksi verbal sangat sesuai untuk mereka. 

Lalu, manakah yang lebih baik?

Jawabannya adalah disesuaikan dengan gaya belajar mereka. Kenali dulu gaya belajar anak barulah kita bisa menyesuaikan penerapan metode pembelajaran. Metode pembelajaran yang selaras dengan gaya belajar membantu pemahaman anak bergerak optimal.

 

Saran untuk Pengajar

Agar metode pembelajaran informatif dan interaktif dapat berjalan efektif, pengajar khususnya perlu memperhatikan penerapan yang seimbang serta memahami perbedaan gaya belajar tiap murid. Berikut saran yang dapat diterapkan: 

1. Tanya Jawab Sebelum Soal

Sebelum memberikan soal, lakukan dulu tanya jawab. Hal ini bertujuan agar bisa memantau sedalam apa pemahaman murid. Apabila dia bisa menjawab dengan cepat, berarti ia sudah sangat paham. 

Tanya jawab juga membantu murid lainnya yang belum paham, dengan menyimak jawaban dari murid yang sudah cukup paham.

2. Gunakan Media

Jangan hanya menjelaskan dengan lisan. Terkadang, ada murid yang akan lebih paham bila ada media pendamping. Contohnya, sempoa untuk berhitung. 

3. Sajikan Contoh Setelah Pemaparan

Alih-alih hanya menjelaskan materi, berikanlah juga contoh penerapannya agar murid bisa lebih memiliki gambaran, terutama murid yang bergaya belajar kinestetik.

4. Buka Ruang Diskusi

Cobalah agar tidak selalu melempar pertanyaan, “Apa yang dimaksud dengan ….” Agar pembelajaran bisa lebih interaktif, lempar pertanyaan, “Menurutmu, apa yang akan terjadi bila ….” Pertanyaan ini bisa mendorong kemampuan berpikir kritis anak. 

Jadi, jangan hanya memberikan informasi. Coba tanyakan juga pendapat mereka berkenaan dengan topik yang sedang dipelajari. Ini akan membuat murid terasa dilibatkan alih-alih hanya menjadi pendengar pasif.

Baca juga: Strategi Efektif Menerapkan Metode Pembelajaran Digital untuk Anak 

Ingin anak merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan terarah? Yuk, segera daftar di Alta Global School! Di sini anak bisa belajar dengan sistem blended learning, gabungan pembelajaran daring dan luring, mulai dari preschool sampai high school. Jadikan anak lebih siap menghadapi masa depan cemerlang bersama AGS!

Masih ragu? Coba kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!

free trial

Referensi:

https://mysch.id/blog/detail/273/apa-itu-pembelajaran-interaktif

https://www.prenagen.com/id/gaya-belajar 

https://www.cakrawala.ac.id/berita/metode-pembelajaran 

Want the Best for Your Child?
We are Here to help!

Get free consultation and discover a hybrid international-standard learning experience for your child. Fill out the form now!

Jotform Alta Global School Jotform Alta Global School
Syahra Maharani Putri